Kompas.com - 05/07/2022, 09:51 WIB

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali melaporkan terjadinya letusan, Selasa (5/7/2022).

Terpantau sejak pukul 00.00 Wita-06.00 Wita, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 10 meter-100 meter di atas puncak kawah.

Baca juga: Aktivitas Mulai Kondusif, Status Gunung Ile Lewotolok Masih Level III Siaga

"Teramati dua kali letusan dengan tinggi 100 m dan warna asap kelabu. Gemuruh lemah, teramati juga sinar api," ujar Kepala Pos PGA Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian dalam keterangannya, Selasa pagi.

Pada periode yang sama juga terjadi gempa embusan 42 kali dengan amplitudo 2.4-9.2 mm, dan durasi gempa 26-86 detik, tremor non-harmonik satuk kali, amplitudo 3 mm, dengan durasi gempan147 detik, dan satu kali tektonik lokal amplitudo 38.8 mm, durasi 32 detik.

Stanislaus mengatakan, selama dua hari terakhir, aktivitas vulkanik mulai kondusif. Meski demikian warga diimbau tetap waspada.

Warga diminta agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer (km) dari puncak, radius 3.5 km untuk sektor tenggara, radius 4 km untuk sektor timur dan timur laut.

Selain itu, masyarakat tiga desa, yakni Lamawolo, Lamatokan, dan Jontona, diminta selalu mewaspadai potensi ancaman guguran lava pijar dan awan panas dari bagian timur puncak.

Senada dengan Stanislaus, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata, Sipri Meru mengingatkan warga tetap meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga: 5 Gunung Berapi Berstatus Siaga di Indonesia Hari Ini, 3 Juli 2022: Anak Krakatau hingga Lewotolok

"Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kalau nanti direkomendasikan untuk evakuasi, maka akan dievakuasi," ujarnya.

Sipri menambahkan, pihaknya telah menetapkan jalur dan titik evakuasi, bila terjadi bencana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Regional
Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Regional
191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

Regional
Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Regional
Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Regional
Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Regional
Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.