Pemuda yang Hilang Saat Menyelam di Pantai Harlem Jayapura Ternyata Mahasiswa Kedokteran Uncen

Kompas.com - 03/07/2022, 19:47 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Seorang pemuda bernama Dicky Armof M (23 tahun) dikabarkan hilang saat menyelam mencari ikan di Pantai Harlem, Tanjung Tanah Merah, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (3/7/2022).

 

Data yang dihimpun Kompas.com, Dicky merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua.

 

Pada hari Sabtu (02/7/2022), Dicky bersama rekan-rekannya liburan di Pantai Harlem, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

 

Baca juga: Seorang Pemuda Hilang Saat Menyelam di Pantai Harlem Jayapura

 

Pada Minggu pagi, korban bersama salah satu temannya hendak mencari ikan di laut dengan menggunakan speed boat untuk menyelam. Namun beberapa saat kemudian korban tak timbul di permukaan.

 

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengungkapkan, Dicky Armof M merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) yang dikabarkan hilang saat menyelam mencari ikan di Pantai Harlem, tanah merah, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

 

“Ia benar yang bersangkutan merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen. Korban bersama rekan-rekannya berlibur dan piknik di Pantai Harlem. Korban diketahui hilang saat menyelam mencari ikan di laut Pantai Harlem,” katanya kepada wartawan, Minggu sore.

 

Menurut Fredrickus, awalnya korban bersama rekannya menyelam mencari ikan, namun tak lama kemudian korban dinyatakan hilang saat menyelam di laut.

 

“Saat temannya menyelam mencari ikan dan kembali ke speed boat (perahu motor) untuk menjemput korban di lokasi korban mencari ikan, tetapi korban tidak ada di lokasi awal ia mencari ikan,” tuturnya.

 

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan di Jayapura, Tersangka Peragakan 32 Adegan

 

Fredrickus menyatakan, rekan korban hanya menemukan pelampung dan senapan ikan dalam keadaan terpisah. Bahkan rekannya sempat berupaya menyelam mencari korban, tetapi tidak menemukan keberadaan korban.

 

“Teman korban langsung ke Pos Pol Air dan Polsek Depapre untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk mencari keberadaan korban,” ujarnya.

 

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Sunarto mengungkapkan, tim SAR gabungan sudah dikerahkan untuk mencari korban di laut Pantai Harlem, lokasi korban dinyatakan hilang.

 

“Tadi siang sekitar pukul 12.40 WIT tim SAR gabungan sudah bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ungkapnya.

 

Sunarto menyatakan, cuaca di lokasi cukup mendukung untuk proses pencarian terhadap korban. Cuacanya hanya hujan ringan dan ketinggian gelombang sekitar 1,25 meter.

 

Hingga kini, tim masih berupaya mencari korban. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUR RI yang Viral Jogeti Lagu Ojo Dibandingke

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUR RI yang Viral Jogeti Lagu Ojo Dibandingke

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 'Paper Mob' Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 "Paper Mob" Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Regional
Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Regional
Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.