Kompas.com - 03/07/2022, 16:58 WIB

KOMPAS.com - Merauke adalah sebuah kabupaten yang ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Papua Selatan, Indonesia.

Merauke dikenal masyarakat sebagai daerah di ujung timur Indonesia karena disebut dalam syair sebuah lagu nasional.

Baca juga: Profil Provinsi Papua Selatan

Kabupaten Merauke merupakan salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea.

Baca juga: Warga di Merauke Bentangkan Bendera Raksasa Sambut Pengesahan RUU Provinsi Papua Selatan

Jika merujuk pada pembagian wilayah adatnya, maka Merauke masuk dalam wilayah adat Anim Ha.

Baca juga: Ketua Adat Anim Ha Dukung Pembentukan Provinsi Papua Selatan

Asal-usul nama Merauke

Tugu Merauke di Kabupaten Merauke, Papua.Shutterstock/Haziqul Hamzah Tugu Merauke di Kabupaten Merauke, Papua.

Dilansir dari Portal Resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, asal mula nama Merauke cukup unik karena terjadi akibat kesalahpahaman yang dilakukan oleh para pendatang pertama dengan penduduk setempat.

Saat itu para pendatang yaitu Bangsa Belanda memasuki daerah tersebut dan bertanya kepada penduduk asli mengenai nama sebuah perkampungan yang tengah mereka datangi.

Penduduk setempat yang tidak mengerti Bahasa Belanda kemudian menjawab pertanyaan itu dengan "Maro-Eke" yang artinya "itu sungai Maro".

Di telinga orang Belanda saat itu yang terdengar adalah kata “Merauke”.

Maka mulai dari saat itu hingga sekarang nama tempat dimana kapal itu berlabuh disebut Merauke.

Diketahui orang Marind yang merupakan penduduk asli berpikir bahwa sungai Maro lebih penting dari nama area tempat sebuah hutan yaitu Gandin.

Sementara penduduk asli Papua sendiri menyebut area tempat kampung tersebut berada dengan nama "Ermasoek".

Aspek geografi Kabupaten Merauke

Dilansir dari Kabupaten Merauke Dalam Angka 2022, letak geografis Merauke ada di antara 137°-141° Bujur Timur dan 5°-9° Lintang Selatan.

Berdasarkan posisi geografisnya, Kabupaten Merauke memiliki batas-batas sebagai berikut:

  • Sebelah Utara:Kabupaten Mappi dan Kabupaten Boven Digoel
  • Sebelah Selatan: Laut Arafuru
  • Sebelah Barat: Laut Arafuru
  • Sebelah Timur: Negara Papua Nugini

Luas daerah Kabupaten Merauke adalah sekitar 46.791,63 km², yang menjadikan Kabupaten Merauke sebagai kabupaten terluas di Indonesia

Kabupaten Merauke terdiri dari 20 Distrik yaitu: Kimaam, Ilwayab, Tabonji, Waan, Okaba, Tubang, Tabonji, Ngguti, Kurik, Malind, Anim Ha, Merauke, Semangga, Tanah Miring, Naukenjerai, Sota, Muting, Jagebob, Elikobel dan Ulilin.

Distrik Waan merupakan distrik yang terluas (5.416,84 km²) sedangkan Distrik Semangga adalah distrik yang terkecil (326,95 km²)

Distrik adalah pemerintahan setingkat di bawah Kabupaten (setara kecamatan) yang
dipimpin oleh Kepala Distrik.

Aspek demografi Kabupaten Merauke

Dilansir dari sumber yang sama, diketahui pada tahun 2021 jumlah penduduk
Kabupaten Merauke sebanyak 231.696 jiwa.

Sementara kepadatan penduduk di Kabupaten Merauke pada tahun 2021 hanya 4,95 jiwa per km².

Wilayah dengan kepadatan tertinggi ada di Distrik Merauke, yakni rata-rata 71.03 jiwa per km², sedangkan kepadatan terendah ada di Distrik Tabonji, yakni hanya 0.71 jiwa per km².

Aspek pariwisata Kabupaten Merauke

Monumen Kapsul Waktu, Merauke, Papua.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Monumen Kapsul Waktu, Merauke, Papua.

Merauke memiliki pesona panorama alam yang menakjubkan yang menjadi permata tersembunyi di Pulau Papua.

Beberapa destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi adalah Danau Rawa Biru, Taman Nasional Wasur, Pantai Lampu Satu, Pantai Imbuti, Pantai Payum, danPantai Onggaya.

Sementara beberapa landmark di Merauke yang juga menarik wisatawan antara lain Monumen Kapsul Waktu, Tugu Lingkaran Brawijaya, dan titik 0 km Merauke-Sabang di Sota.

Sumber:
portal.merauke.go.id
penghubung.papua.go.id
meraukekab.bps.go.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Regional
Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu 'Ojo Dibandingke'

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu "Ojo Dibandingke"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 'Paper Mob' Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 "Paper Mob" Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Regional
Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.