Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD Merauke, Tuntut Draf RKUHP Dibuka

Kompas.com - 30/06/2022, 12:53 WIB

MERAUKE KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa melakukan long march dari tugu Lingkaran Brawijaya menuju kantor DPRD Merauke, Papua, pada Kamis (30/6/2022). 

Mereka menuntut pemerintah dan DPR RI membuka draf Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang tengah dibahas di parlemen. 

Massa juga meminta pemerintah dan DPR RI mengkaji ulang RKUHP, khususnya pada pasal-pasal yang mengancam kebebasan masyarakat sipil untuk berkomentar terkait kebijakan pemerintah.

Baca juga: Sempat Ditangkap, 12 Pedemo Tolak DOB di Merauke Akhirnya Dibebaskan

 

“Yang kami bawa adalah petisi kami menuntut presiden dan DPR RI untuk membahas kembali pasal-pasal bermasalah, terutama pasal-pasal yang berpotensi membungkam kebebasan berpendapat dan kebebasan warga negara,” ujar Koordinator Aksi, Brambi Betaubun, Kamis.

Setibanya di halaman kantor DPRD Merauke, massa mahasiswa gagal bertemu dengan anggota dewan. 

Mereka menolak bertemu Sekretaris Dewan Fransiskus Anggawen yang mewakili lantaran para anggota dewan sedang beraktivitas di wilayah daerah pemilihan (dapil) masing-masing. 

Fransiskus menjanjikan, Wakil Ketua DPRD akan menemui para demonstran pada 6 Juli mendatang. 

Baca juga: 2 Bulan Gangguan, Jaringan Internet di Merauke Ditargetkan Pulih Akhir Mei

Menanggapi hal itu, Betaubun menyatakan akan kembali berdemo pada 6 Juli dan mengancam akan melakukan aksi yang lebih luar biasa apabila tidak ditemui langsung oleh anggota DPRD.

Pemerintah dan Komisi III DPR diketahui berencana menyelesaikan pembahasan RKUHP pada Juli mendatang.

Namun sampai saat ini draf terakhir selepas Rapat Dengar Pendapat antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan Komisi III DPR pada 25 Mei lalu tak kunjung dibuka ke publik. 

Sementara sejumlah pasal kontroversial di dalamnya juga masih menuai protes dari masyarakat. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
Polisi Buru Suami yang Diduga Bunuh Istri dan Kubur Jasadnya di Hutan

Polisi Buru Suami yang Diduga Bunuh Istri dan Kubur Jasadnya di Hutan

Regional
Tak Hanya Paksa Istri Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain, Pria Ini Juga Setubuhi 4 Wanita, Modusnya Dijanjikan Jadi SPG

Tak Hanya Paksa Istri Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain, Pria Ini Juga Setubuhi 4 Wanita, Modusnya Dijanjikan Jadi SPG

Regional
Tragis, Ayah Bunuh Anaknya yang Sakit di Bangka Tengah Lalu Bunuh Diri

Tragis, Ayah Bunuh Anaknya yang Sakit di Bangka Tengah Lalu Bunuh Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.