Ditabrak Pikap Pengangkut Minyak Ilegal, 4 Rumah Warga di Muba Sumsel Hangus Terbakar

Kompas.com - 30/06/2022, 11:50 WIB

MUBA, KOMPAS.com - Sebanyak empat unit rumah warga yang berada di Dusun IV Desa Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan terbakar setelah ditabrak oleh mobil pikap pengangkut minyak ilegal pada Rabu (29/6/2022).

Tak ada korban jiwa dalam persitiwa tersebut. Namun, empat unit rumah panggung milik warga hangus terbakar.

Adapun rumah tersebut milik Udin Pulo, Imron, Basri dan Kadir.

Baca juga: Ditinggal ke Luar Kota, Satu Rumah di Jatisampurna Terbakar

Penjabat (PJ) Bupati Muba Apriyadi mengatakan, sopir yang membawa truk pengangkut minyak ilegal itu saat ini masih dalam pengejaran oleh Polres Muba.

“Pelakunya masih dalam pengejaran oleh polisi, semoga kasus ini cepat selesai,”kata Apriyadi, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/6/2022).

Apriyadi menjelaskan, empat korban yang rumahnya terbakar kini sudah mendapatkan bantuan bertahap oleh Pemkab Muba.

Bantuan tersebut berupa pakaian layak pakai, serta logistik yang dibutuhkan. Sementara, bangunan rumah yang terbakar akan ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos) Muba.

“Harapannya banyak yang membantu para korban dengan menyumbangkan apa yang dibutuhkan. Sehingga bisa mengurangi beban korban,”ujarnya.

Camat Lawang Wetan Candra menjelaskan, mobil pengangkut minyak ilegal itu semulamelintas dari arah Mangun Jaya menuju Sekayu dan bersenggolan dengan sebuah mobil dari arah berlawanan.

Mobil tersebut lalu terguling menyebabkan minyak mentah yang diangkut menggunakan tandon itu mengalami bocor di bagian bawah. Sehingga, minyak pun mengalir ke bawah dan pekarangan rumah warga.

Baca juga: Terbakar pada 2018, Pasar Sanggeng Manokwari Dibangun Ulang Tahun Depan

“Di saat bersamaan mobil tersebut meledak sehingga menimbulkan api yang besar. Ledakan itu, menyambar rumah warga yang ada disekitarnya sehingga menyebabkan kebakaran besar. Sedangkan sang sopir mobil pick up langsung melarikan diri,” kata Candra.

Candra menjelaskan, keempat korban saat ini telah tinggal sementara di rumah kerabat mereka masing-masing. Ia pun berharap pelaku dapat segera tertangkap untuk mempertanggung jawabakan perbuatannya tersebut.

“Semoga pelakunya segera tertangkap utnuk mempertanggun jawabkan perbuatannya,” jelasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Regional
Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Regional
Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Regional
Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Regional
6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

Regional
Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Regional
2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

Regional
Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Regional
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Regional
Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Regional
Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Regional
Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.