Pengusaha Papan Bunga Dibunuh Pacar Gelap, lalu Mayatnya Dibuang

Kompas.com - 29/06/2022, 16:16 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Pembunuhan pengusaha papan bunga yang jenazahnya ditemukan di Lampung Tengah direncanakan oleh FK (21) alias CA.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, pembunuhan terhadap korban Tarmizi (57) itu direncanakan oleh FK.

"Motif FK adalah sakit hati dan ingin menguasai harta benda milik korban," kata Doffie di Mapolres Lampung Tengah, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Motif Kekasih Gelap Pengusaha Papan Bunga di Lampung Bunuh Pacarnya

FK lalu menghubungi pacarnya, BG (22), seorang mahasiswa PTS di Bandar Lampung, dan mengutarakan rencana pembunuhan tersebut.

Doffie menambahkan, BG kemudian menghubungi adiknya AT (17) dan rekannya AD (18) terkait rencana tersebut.

Empat pelaku pembunuhan berencana terhadap pengusaha papan bunga di Lampung saat dihadirkan dalam ekspos kasus di Mapolres Lampung Tengah, Rabu (29/6/2022).KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Empat pelaku pembunuhan berencana terhadap pengusaha papan bunga di Lampung saat dihadirkan dalam ekspos kasus di Mapolres Lampung Tengah, Rabu (29/6/2022).

Setelah korban dan FK bertemu, mereka pergi ke wilayah Pantai Sebalang.

"Di pantai ini korban dieksekusi dengan cara dicekik dan dipukuli oleh para pelaku," kata Doffie.

Baca juga: Skenario Kekasih Gelap Bunuh Pengusaha Papan Bunga di Lampung, Pelaku Ajak Korban Bertemu di Penginapan

Menurut Doffie, peran para pelaku dalam kasus ini hanya dua jenis, yaitu perencana yang dilakukan oleh FK dan eksekusi oleh ketiga pelaku lainnya.

"Peran masing-masing pelaku yaitu yang menyuruh, yaitu FK dan yang memukuli hingga menguburkan korban bersama-sama," kata Doffie.

Para pelaku pembunuhan pengusaha papan bunga di Mapolres Lampung Tengah, Rabu (29/6/2022).KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Para pelaku pembunuhan pengusaha papan bunga di Mapolres Lampung Tengah, Rabu (29/6/2022).
Para pelaku ini dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 339 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

"Ancaman hukumannya penjara seumur hidup," kata Doffie.

Diberitakan sebelumnya, misteri kasus pengusaha papan bunga yang jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Lampung Tengah terkuak.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Aparat kepolisian setempat telah menangkap empat orang pelaku pembunuhan tersebut, satu orang adalah perempuan yang merupakan kekasih gelap sang pengusaha.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya membenarkan bahwa para pelaku ditangkap secara berurutan sejak Senin-Selasa (27-28 Juni 2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpin Sementara Kabupaten Pemalang, Wabup Tak Tahu Kegiatan Mukti Agung Wibowo Sebelum Ditangkap KPK

Pimpin Sementara Kabupaten Pemalang, Wabup Tak Tahu Kegiatan Mukti Agung Wibowo Sebelum Ditangkap KPK

Regional
Kabar Gembira, Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kaltim, Begini Skemanya

Kabar Gembira, Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kaltim, Begini Skemanya

Regional
DPRD Makassar Dukung Wali Kota, Kiranya Presiden dan Menhub Bisa Mendengar

DPRD Makassar Dukung Wali Kota, Kiranya Presiden dan Menhub Bisa Mendengar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat yang Jatuh ke Selokan Sriwijaya Semarang

Kronologi Penemuan Mayat yang Jatuh ke Selokan Sriwijaya Semarang

Regional
Paket Narkoba yang Hendak Dikirim ke Lapas Baubau Berhasil Digagalkan

Paket Narkoba yang Hendak Dikirim ke Lapas Baubau Berhasil Digagalkan

Regional
Soal Pelecehan di Magelang, Keluarga Brigadir J: Skenario Ferdy Sambo Lucu, Berbelit-belit

Soal Pelecehan di Magelang, Keluarga Brigadir J: Skenario Ferdy Sambo Lucu, Berbelit-belit

Regional
Sebar Foto Bugil Pacar, Pria di Ende Terancam 6 Tahun Penjara

Sebar Foto Bugil Pacar, Pria di Ende Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Ketika Gibran Murka, Lepas Paksa Masker Paspampres yang Pukul Sopir Truk Saat Minta Maaf

Ketika Gibran Murka, Lepas Paksa Masker Paspampres yang Pukul Sopir Truk Saat Minta Maaf

Regional
Mobil Brio yang Dikemudikan Polisi di Maluku Tengah Tabrak Pohon, Satu Penumpang Tewas

Mobil Brio yang Dikemudikan Polisi di Maluku Tengah Tabrak Pohon, Satu Penumpang Tewas

Regional
695 Hewan Ternak Terjangkit PMK di Sumbawa, 4 Ekor Mati

695 Hewan Ternak Terjangkit PMK di Sumbawa, 4 Ekor Mati

Regional
Temukan 2 Ekor Monyet dalam Kondisi Mengenaskan di Kompleks FPIK Unsoed, Relawan Turun Tangan

Temukan 2 Ekor Monyet dalam Kondisi Mengenaskan di Kompleks FPIK Unsoed, Relawan Turun Tangan

Regional
Diduga Korupsi DAK Rp 1,2 Miliar di 28 SMP, Kepala Dinas Pendidikan Gunung Mas Diamankan

Diduga Korupsi DAK Rp 1,2 Miliar di 28 SMP, Kepala Dinas Pendidikan Gunung Mas Diamankan

Regional
Temuan Minyak Bumi Baru di Perairan Malaka NTT, Dinas ESDM Akan Bersurat ke Pusat

Temuan Minyak Bumi Baru di Perairan Malaka NTT, Dinas ESDM Akan Bersurat ke Pusat

Regional
Cicipi Kuliner Sorgum Kreasi SMK PGRI 2 Kudus, KSP Moeldoko: Rasanya Enak dan Punya Nilai Jual

Cicipi Kuliner Sorgum Kreasi SMK PGRI 2 Kudus, KSP Moeldoko: Rasanya Enak dan Punya Nilai Jual

Regional
Pupuk Subsidi untuk Sawit Dicabut, Pupuk Palsu Mulai Beredar dan Sulit Dideteksi

Pupuk Subsidi untuk Sawit Dicabut, Pupuk Palsu Mulai Beredar dan Sulit Dideteksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.