Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo, Gibran Janji Carikan Solusi bagi Warga yang Terdampak

Kompas.com - 29/06/2022, 13:02 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo di Kota Solo, Jawa Tengah, telah dimulai, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku telah memikirkan solusi beberapa dampak yang ditimbulkan.

Seperti diketahui, delapan mesin yang akan beroperasi penuh pada Desember 2022, menyusul uji coba yang dilaksanakan pada Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Solo Jalani Uji Coba Operasional Tahap Pertama

Diberitakan sebelumnya, dampak akan ditimbulkan yang diungkap organiasi lingkungan, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah (Jateng).

Antara lain dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan kepada masyarakat, maupun keberlanjutan mata pencaharian pemulung atau warga di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah.

Mengetahui hal itu, Gibran Rakabuming mengatakan selama proses uji coba tahap pertama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, akan mulai melakukan koordinas dan sosialisasi dengan warga sekitar PLTSa Putri Cempo.

"Ya nanti kami coba pikirkan ya, untuk pemulungnya dan ternaknya. Itu ternak jangan makan sampah. Nanti kami carikan solusi ya, tenang aja," kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo, Rabu (29/6/2022).

Gibran mengungkapkan empat mesin yang mulai diuji coba, tidak bersuara saat dioperasikan dan satu mesin mempu menghasilkan listrik setara 800 Kva (kilovolt ampere)

"Yang penting, PLTSa-nya ini harus jalan, suaranya halus dan lain-lain bagus. Nanti tinggal nunggu. Butuh pendampingan terutama dari PLN ya biar listrik yang dihasilkan sesuai target paling penting," jelasnya.

Kondisi saat ini, pembakar sampah harus memperlukan 545 ton sampah per hari. Namun, pada 5-10 tahun kedepan kebutuhan sampah akan hanis. Untuk itu, Gibran akan berkoordinasi dengan Kabupaten se-Soloraya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Kita koordinasikan, memang mesinnya rakus. Pembicaraan sambil jalan, pasti mau lah, pokoknya kota-kota sekitarnya. Tapi prioritas yang gunung (sampah) yang di sana dulu," jelasnya.

Baca juga: PLTSa Putri Cempo Ditolak Walhi Jateng, DPRD Solo: Kalau Minta Dihentikan Tidak Masuk Akal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Regional
Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Regional
Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Regional
Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Regional
Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Regional
10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

Regional
Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Regional
Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Regional
Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

Regional
Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Regional
Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Regional
Brigadir RR Tersangka Pembunuhan Brigadir J Ternyata Masih Anggota Satlantas Polres Brebes, Ini Penjelasan Polda

Brigadir RR Tersangka Pembunuhan Brigadir J Ternyata Masih Anggota Satlantas Polres Brebes, Ini Penjelasan Polda

Regional
Emosi Dimintai Rp 25 Juta agar Bisa Serumah dengan Keluarga, Suami di Kepulauan Sula Bunuh Istri, Mertua dan Ipar

Emosi Dimintai Rp 25 Juta agar Bisa Serumah dengan Keluarga, Suami di Kepulauan Sula Bunuh Istri, Mertua dan Ipar

Regional
Mayat Wanita Berkaos Biru Ditemukan Dalam Kardus di Demak, Ini Ciri-cirinya

Mayat Wanita Berkaos Biru Ditemukan Dalam Kardus di Demak, Ini Ciri-cirinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.