Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Kompas.com - 29/06/2022, 09:33 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala Satlantas Polres Way Kanan AKP ZA dicopot dari jabatannya lantaran diduga berbuat asusila dengan istri seorang perwira.

AKP ZA digerebek warga pada Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 02.30 WIB di rumah salah seorang koleganya di Kecamatan Umpu Semenguk.

AKP ZA diduga berbuat asusila dengan HY (49), istri dari koleganya sesama perwira di Polres Way Kanan.

Akibat perbuatan itu, AKP ZA saat ini sudah dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Hendro Sugiatno.

Baca juga: Pernah Viral Ajak 3 Istri Saat Pelantikan DPRD, Legislator Muratara Terancam Dipecat Atas Dugaan Kasus Asusila

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad membenarkan pencopotan AKP ZA sebagai Kasat Lantas Polres Way Kanan. Hal ini dinyatakan dalam Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor TR430/VI/2022/26 Juni 2022.

Surat telegram ini ditandatangani langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno.

Setelah dicopot dari jabatannya, AKP ZA dimutasi ke Polda Lampung tanpa jabatan.

"Sudah dimutasi ke Polda Lampung tanpa jabatan," kata Pandra saat dihubungi, Rabu (29/6/2022).

Dimutasinya AKP ZA ini juga untuk memudahkan pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Lampung.

Sementara itu, Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna membenarkan anggotanya itu diamankan setelah warga menggerebeknya di kediaman salah seorang perwira.

Teddy mengatakan, saat peristiwa terjadi, suami HY yang merupakan perwira di Polres Way Kanan sedang dalam penugasan keluar daerah.

Baca juga: Komandan Kompi D Wamena Langsung Dicopot Usai Bripda Diego Tewas Diserang OTK, Apa Penyebabnya?

Atas kejadian itu, secara pribadi dan selaku Kapolres Way Kanan, Teddy memohon maaf sebesar-besar kepada seluruh masyarakat karena telah mencoreng nama baik khususnya Polres Way Kanan.

Teddy juga memastikan perbuatan ini tidak akan terulangan kembali.

"Kita akan melakukan pengawasan secara intensif dan tindakan yang tegas jika terbukti kepada siapa saja personil yang melakukan pelanggaran," kata Teddy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.