Kompas.com - 28/06/2022, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono enggan berbicara mengenai politik saat berkunjung ke Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa (28/6/2022).

SBY menyebut, sudah pensiun dari dunia perpolitikan. 

”Di dunia politik, saya sudah pensiun,” ujar SBY, di hadapan sejumlah jurnalis di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, seperti dilansir dari Kompas.id, Selasa.

Dalam kunjungan itu, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut datang bersama Wakil Ketua MPR Syarief Hasan dan beberapa anggota keluarganya.

Baca juga: Dapat 600 Dosis, Vaksinasi PMK Dimulai dari Sentra Pemasok Sapi Terbesar di Magelang

SBY datang ke Kota Magelang untuk menemani tim bola voli Bogor LavAni yang akan menggelar pertandingan persahabatan melawan tim Semarang Sejati di GOR Samapta.

Kunjungan SBY disambut Wali Kota Magelang M Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur dan Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono.

Setelah kunjungan ke Magelang, SBY mengatakan akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah daerah.

Di antaranya Gunungkidul di DI Yogyakarta hingga Pacitan, Jawa Timur, untuk menemani tim bola voli yang ia dirikan pada 2019 itu.

Melalui olahraga, SBY menyebut, kerukunan dan kedamaian dapat terwujud untuk persatuan dan kesatuan Indonesia.

”Dalam rangkaian perjalanan ini, saya sudah mendapat sejumlah inspirasi yang diabadikan dalam foto, lalu dituangkan dalam lukisan,” kata dia.

Diketahui, ini adalah kunjungan kedua SBY ke Magelang pada tahun ini.

Pada Maret 2022, SBY bersama LavAni dan sebagian anggota keluarga, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono, datang berwisata di Candi Borobudur.

 

Tidak bicara politik

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Magelang Dian Mega Ariyani menuturkan, SBY sama sekali tidak membicarakan politik.

”Kunjungan ini semata-mata dilakukannya karena beliau (Yudhoyono) memang memiliki ikatan kuat dengan Kota Magelang,” ujar dia.

Baca juga: Kabupaten Magelang Punya Laboratorium BSL-2 Senilai Rp 10,7 miliar

Wali Kota Magelang M Nur Aziz juga menegaskan, SBY tidak mau lagi bicara soal politik.

Dia mengatakan, SBY sudah mandhita atau dalam bahasa Jawa bermakna berlaku sebagai pandhita atau guru kehidupan.

”Untuk menghangatkan suasana, kami menyajikan kuliner khas Magelang, mulai dari kupat tahu, sop senerek, dan mi godok,” ujar Nur Aziz.

(KOMPAS.ID/REGINA RUKMORINI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Regional
AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

Regional
Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Regional
Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Regional
Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Regional
Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Regional
Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

Regional
Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari

Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari

Regional
Tragedi Bus Wisata Terjun ke Jurang di Magetan, Warga Manyaran Semarang Pasang Tenda Duka

Tragedi Bus Wisata Terjun ke Jurang di Magetan, Warga Manyaran Semarang Pasang Tenda Duka

Regional
Euforia Warga Maluku Saat Piala Dunia dan Fanatisme kepada Timnas Belanda

Euforia Warga Maluku Saat Piala Dunia dan Fanatisme kepada Timnas Belanda

Regional
Diduga Simpan 30 Paket Sabu, Pegawai Honorer di Manado Ditangkap Polisi

Diduga Simpan 30 Paket Sabu, Pegawai Honorer di Manado Ditangkap Polisi

Regional
Keluarga Napi Bunuh Diri di Lampung Sebut Ada Ancaman, Lapas Narkotika Investigasi Internal

Keluarga Napi Bunuh Diri di Lampung Sebut Ada Ancaman, Lapas Narkotika Investigasi Internal

Regional
5 Hari Pencarian, Siswa SD yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Siswa SD yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

Regional
2 Kecamatan di Kabupaten Malang Alami Hujan Abu akibat Erupsi Gunung Semeru

2 Kecamatan di Kabupaten Malang Alami Hujan Abu akibat Erupsi Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.