Aktivitas Tambang Picu Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bangka Belitung

Kompas.com - 26/06/2022, 15:08 WIB

BANGKA, KOMPAS.com - Polisi meminta masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk melaporkan segala bentuk intervensi atau penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Tindakan tegas bakal diterapkan tanpa pandang bulu demi terjaganya ketersediaan BBM bagi masyarakat.

"Mari kita jaga alokasi BBM subsidi ini. Jangan sampai digunakan untuk kegiatan yang dilarang seperti pertambangan atau perindustrian," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung, Kombes Irhamni saat rapat koordinasi di Pangkalpinang, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Kios BBM dan Rumah Tinggal Ludes Terbakar, Api Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Irhamni menuturkan, pendistribusian BBM di Bangka Belitung dilakukan oleh 98 lembaga penyalur Bio Solar, 63 stasiun di Bangka dan 35 di Belitung.

Namun belakangan diketahui bahwa ada sejumlah daerah yang penggunaan subsidi bio solar melebihi ketentuan.

Padahal penyaluran bio solar baru berjalan sekitar enam bulan.

"Ada beberapa daerah yang sudah over atau kelebihan batas subsidi yang diketahui karena masifnya kegiatan-kegiatan pertambangan di daerah tersebut," ujar Irhamni.

Dia mengingatkan pentingnya peran para pemilik dan pengelola SPBU di Bangka Belitung untuk bisa bekerjasama dalam pendistribusian BBM Bersubsidi.

Selain itu, Irhamni juga meminta para pengelola untuk melaporkan kepada kepolisian maupun Korem bila ada intervensi dari oknum aparat.

Modus penyimpangan dalam pendistribusian BBM Bersubsidi yakni melakukan pengisian BBM secara berulang menggunakan fuelcard, pengisian lebih dari satu SPBU atau berpindah-pindah, melebihi jumlah yang seharusnya, dan menggunakan kendaraan dengan tanki modifikasi.

Sebagai antisipasi, kepolisian telah melakukan berbagai upaya dengan menggelar Focus Group Discusion (FGD) dengan para pengusaha SPBU, pemasangan spanduk, patroli dan pengawasan SPBU serta upaya penertiban, penindakan serta penegakkan hukum.

Baca juga: 5 Tersangka Kasus Jual Beli BBM Bersubsidi di Ambon Diserahkan ke Jaksa

"Kami sampaikan lagi bahwa BBM subsidi tidak boleh djual ke bukan peruntukannya, tidak ada alasan, jangan memaksa kami lakukan penindakan," tegas Irhamni.

Sebagai contoh pekan lalu, oknum pengurus organisasi nelayan di Pangkalbalam, Pangkalpinang ditahan karena menimbun hingga 800 liter BBM subsidi.

Dalam kasus itu pengelola SPBU mengaku kerap diintervensi soal jatah minyak yang harus disalurkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Siang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Siang Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan,

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan,

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.