Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Penggemar MXGP Samota, Rela Naik Bukit hingga Dirikan Tenda demi Nonton Tim Gajser dan Prado

Kompas.com - 26/06/2022, 14:17 WIB
Susi Gustiana,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


SUMBAWA, KOMPAS.com - Berbagai upaya dilakukan para penggemar demi bisa menonton idola mereka dalam ajang balap MXGP Samota, Sumbawa, NTB

Seperti yang dilakukan Clara (20) dan Nita (22), keduanya mengidolakan pebalap dari tim Honda, Tim Gajser dan Kroser Red Bull GasGas Factory Racing, Jorge Prado.

"Saya sangat senang hari ini, di race pertama Tim Gajser sudah menang," kata Clara, saat ditemui, Minggu (26/6/2022).

Baca juga: Sandiaga Uno: MXGP Samota Masuk Kalender Even Nasional dan Internasional

Ia berharap Gajser dapat kembali memenangkan pertandingan dan menjadi juara di MXGP Samota. 

"Semoga di race kedua nanti Tim menang lagi dan bisa juara di MXGP Samota," harap Clara.

Ia juga mengaku ingin bertemu langsung dengan Gajser dan berusaha membawa atribut agar menarik perhatian tim dari MXGP.  

"Kami sengaja hari ini bawa atribut agar lebih beda dan bisa dilirik media MXGP," tambahnya. 

Sementara, Nita berharap pebalap jagoannya, Jorge Prado, bisa mengejar ketertinggalannya dari Tim.

"Masih ada satu race lagi, saya masih jagokan Prado menang," ucap Nita.

Baca juga: Para Penonton Nonton MXGP dari Atas Bukit, Begini Kata Mereka

Lain halnya dengan Ani yang sengaja mendirikan tenda di atas bukit. Ia yang menonton bersama anak-anak ini mendirikan tenda agar lebih nyaman menonton pertandingan. 

"Kasihan anak saya tidur. Jadi, tadi sebelum ke sini saya sengaja bawa tenda dari rumah. Agar anak-anak lebih nyaman," kata Ani.

Menurutnya, menonton MXGP menjadi kebanggaan tersendiri sebagai orang Sumbawa.

"Kami bangga, dan tiap tahun akan menantikan penampilan terbaik dari riders di MXGP Samota," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Beras Melambung, Warga Mataram Antre Dapatkan Beras Murah

Harga Beras Melambung, Warga Mataram Antre Dapatkan Beras Murah

Regional
Gajah Sumatera Melahirkan Anak Keempat di PLG Way Kambas

Gajah Sumatera Melahirkan Anak Keempat di PLG Way Kambas

Regional
Beras Bulog Jadi Buruan Warga, Baru Satu Jam Langsung Ludes Terjual

Beras Bulog Jadi Buruan Warga, Baru Satu Jam Langsung Ludes Terjual

Regional
KPU Sumbawa Tunda Pleno Rekapitulasi karena Ada PPK Belum Selesai Input Data

KPU Sumbawa Tunda Pleno Rekapitulasi karena Ada PPK Belum Selesai Input Data

Regional
Asa Baru Penderita Sumbing di RSU Trimedika Ketapang Grobogan

Asa Baru Penderita Sumbing di RSU Trimedika Ketapang Grobogan

Regional
Temuan Mayat di Kos Kotabaru, Korban Meninggalkan Rumah sejak 20 Februari

Temuan Mayat di Kos Kotabaru, Korban Meninggalkan Rumah sejak 20 Februari

Regional
Pulang Belanja, Perempuan di Labuan Bajo Ditembak OTK, Peluru Masih Bersarang di Leher

Pulang Belanja, Perempuan di Labuan Bajo Ditembak OTK, Peluru Masih Bersarang di Leher

Regional
Olah TKP Gudang Oli Bekas di Lampung, Polisi Temukan 50 Tangki Terbakar

Olah TKP Gudang Oli Bekas di Lampung, Polisi Temukan 50 Tangki Terbakar

Regional
Pembobolan Bank Banten Rp 6,1 Miliar, Kejati Dalami Dugaan Pencucian Uang

Pembobolan Bank Banten Rp 6,1 Miliar, Kejati Dalami Dugaan Pencucian Uang

Regional
Kasus Notaris Jual Aset Asrama Milik Provinsi Sumsel di Yogyakarta, Negara Rugi Rp 10 Miliar

Kasus Notaris Jual Aset Asrama Milik Provinsi Sumsel di Yogyakarta, Negara Rugi Rp 10 Miliar

Regional
Oknum Dokter Cabuli Istri Pasien, Pj Gubernur Sumsel Minta Dinkes Turun Tangan

Oknum Dokter Cabuli Istri Pasien, Pj Gubernur Sumsel Minta Dinkes Turun Tangan

Regional
Seorang Mahasiswi Tewas, Terlibat Kecelakaan Maut di Depan Kampus UIN Walisongo Semarang

Seorang Mahasiswi Tewas, Terlibat Kecelakaan Maut di Depan Kampus UIN Walisongo Semarang

Regional
Diduga Korsleting, 10 Rumah dan Belasan Kios di Pasar Geronggang Kotabaru Ludes Dilalap Api

Diduga Korsleting, 10 Rumah dan Belasan Kios di Pasar Geronggang Kotabaru Ludes Dilalap Api

Regional
Tiga Bank Pelat Merah di Semarang Diduga Terlibat Pencucian Uang, Rugikan Negara Rp 141,7 Miliar

Tiga Bank Pelat Merah di Semarang Diduga Terlibat Pencucian Uang, Rugikan Negara Rp 141,7 Miliar

Regional
Satu Pembakar Kotak Suara di Bima Ingin Serahkan Diri asal Status DPO Dihapus

Satu Pembakar Kotak Suara di Bima Ingin Serahkan Diri asal Status DPO Dihapus

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com