Kompas.com - 26/06/2022, 09:23 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Oknum polisi yang bertugas di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku, Aipda AS, terancam dipecat karena terlibat dalam bisnis narkoba. 

AS ditangkap bersama pemilik 40 gram sabu, RW dan seorang pria lainnya, MFL, di sebuah rumah kontrakan di salah satu kawasan di Kota Ambon pada 17 Juni lalu. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Cahyo Hutomo menegaskan, tidak akan melindungi anak buahnya yang telah melakukan pelanggaran berat tersebut.

“Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba,” ujar Cahyo. 

Baca juga: Saat Oknum Polisi di Ambon Jadi Beking Bandar Narkoba…

Cahyo mengungkapkan, anak buahnya itu seharusnya berjuang memberantas peredaran narkoba dan bukan sebaliknya menjadi beking atau terlibat dalam peredaran narkoba di Maluku.

Ia mengaku kesal karena ada oknum polisi yang mau diperintah oleh bandar narkoba dengan iming-iming uang.

“Penegak hukum di bidang narkoba kenal sama bandar dan bisa disuruh sama bandar, sedih nggak kira-kira,” katanya.

Sanksi berat

Cahyo memastikan sanksi berat hingga ancaman pemecatan dari dinas kepolisian kepada AS apabila terbukti bersalah.

“Apabila terbukti dalam proses hukum, maka sanksinya akan diberikan seberat-beratnya sampai dengan PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat),” katanya.

Baca juga: 2 Oknum Polisi Ditangkap Teman Sendiri karena Diduga Terlibat Narkoba, Ini Kata Polda Maluku

Ia juga memastikan pihaknya tidak akan memberikan hak rehabilitasi bagi AS. 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Begal Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Viral Video Begal Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Regional
Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Regional
Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat Lalu Dibakar

Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat Lalu Dibakar

Regional
524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

Regional
Oknum Guru Agama di Tarakan Dipolisikan, Diduga Cabuli Banyak Siswi SMK

Oknum Guru Agama di Tarakan Dipolisikan, Diduga Cabuli Banyak Siswi SMK

Regional
Honorer DPRD Buol Kaget Saldo Rekeningnya Berubah Jadi Rp 14,8 Triliun

Honorer DPRD Buol Kaget Saldo Rekeningnya Berubah Jadi Rp 14,8 Triliun

Regional
Sekda Flores Timur Diberhentikan dari Jabatannya Usai Ditahan oleh Jaksa karena Terseret Kasus Korupsi

Sekda Flores Timur Diberhentikan dari Jabatannya Usai Ditahan oleh Jaksa karena Terseret Kasus Korupsi

Regional
Suami di Banyumas Pelaku KDRT, Istri Pertama Disiram Air Keras, Istri Kedua Dipaksa Berhubungan Badan dengan Pria Lain

Suami di Banyumas Pelaku KDRT, Istri Pertama Disiram Air Keras, Istri Kedua Dipaksa Berhubungan Badan dengan Pria Lain

Regional
Sudah Pacaran Setahun Jadi Alasan Pria di Mamuju Ingin Damai dengan Penikamnya

Sudah Pacaran Setahun Jadi Alasan Pria di Mamuju Ingin Damai dengan Penikamnya

Regional
KesaI iPhone-nya Rusak, Seorang Pemuda Lepaskan Tembakan Airsoft Gun di Mal Palembang

KesaI iPhone-nya Rusak, Seorang Pemuda Lepaskan Tembakan Airsoft Gun di Mal Palembang

Regional
Kesal Diminta Antar ke Rumah Orangtua, Suami Siram Istri dengan Air Keras di Sumsel

Kesal Diminta Antar ke Rumah Orangtua, Suami Siram Istri dengan Air Keras di Sumsel

Regional
Kakek di Lombok Barat Aniaya Rekan Kerjanya, Sempat Berdebat Soal Pembuangan Material

Kakek di Lombok Barat Aniaya Rekan Kerjanya, Sempat Berdebat Soal Pembuangan Material

Regional
Hasil Otopsi Jenazah Penganiaya 'Driver' Ojol yang Tewas Dikeroyok, Banyak Luka di Bagian Kepala

Hasil Otopsi Jenazah Penganiaya "Driver" Ojol yang Tewas Dikeroyok, Banyak Luka di Bagian Kepala

Regional
24 Pedagang Sembako di Lampung Kena Tipu, Ribuan Kg Beras hingga Telur Dibawa Kabur Pelaku

24 Pedagang Sembako di Lampung Kena Tipu, Ribuan Kg Beras hingga Telur Dibawa Kabur Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.