Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji, Calon Termuda di Purworejo 20 Tahun

Kompas.com - 23/06/2022, 17:54 WIB
Bayu Apriliano,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com - Ratusan calon jemaah haji di Purworejo, Jawa Tengah, dilepas Bupati Agus Bastian. Dari ratusan calon jemaah tersebut ada, satu yang masih berumur 20 tahun.

Secara simbolis, bupati melepas calon jemaah itu dengan memberikan bendera di Pendopo Bupati, Kamis (23/6/2022).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH, Jajaran Forkopimda, Sekda Drs Said Romadhon, para asisten sekda, kepala Kantor Kemenag serta perangkat daerah terkait.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Aceh Dipastikan Akan Terus Dapat Wakaf Baitul Asyi

Kepala Kantor Kemenag Drs Fatturrohman mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan kepada jemaah calon haji.

Selain itu, juga untuk menyampaikan informasi terkait rencana pemberangkatan serta mempererat silaturahmi dan komunikasi antar calon haji se-Purworejo.

"Usia jemaah calon haji termuda adalah 20 tahun, atas nama Reza Rahmanda Putra. Sedangkan jemaah haji tertua berumur 65 tahun. Calon haji pria 142 orang, sedangkan wanita 168 orang," katanya usai kegiatan.

Fatturrohman menyebut, Kloter 37 terdiri dari 90 orang tergabung dengan jemaah asal Semarang dan Salatiga, dan berangkat dari Purworejo pada 28 Juni pukul 03.30 WIB.

Kloter 38 terdiri dari 223 jemaah tergabung dengan rombongan Kabupaten Wonosobo. "Kloter 38 dijadwalkan berangkat dari Purworejo 29 Juni pukul 03.30 WIB," katanya.

Bupati Agus Bastian mengajak para calon haji untuk bersyukur, karena setelah 2 tahun ditunda, tahun ini jamaah calon haji Indonesia termasuk dari Kabupaten Purworejo dapat kembali diberangkatkan ke Tanah Suci.

Baca juga: Positif TBC, 2 Calon Jemaah Haji Asal Musi Rawas Batal Berangkat

Pemerintah pusat akan memberangkatkan 100.051 jamaah dari Indonesia secara bertahap melalui berbagai embarkasi yang ada.

"Jumlah kuota haji internasional yang diberikan ke Indonesia ini merupakan yang paling besar dibanding negara-negara lainnya. Dan untuk Kabupaten Purworejo, ada sebanyak 313 calon haji yang akan berangkat," katanya.

Bupati mengimbau untuk warga Purworejo yang terpanggil ke Tanah Suci untuk mempersiapkan fisik dan mental. Ia menyebut ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan banyak pengorbanan baik dari segi biaya, waktu maupun resiko.

Sedangkan kepada petugas haji daerah, ia meminta agar memberikan pelayanan dan pendampingan yang optimal dan terbaik bagi seluruh jamaah.

"Saya juga meminta agar Bapak Ibu senantiasa menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan di antara para jemaah. Jagalah nama baik Indonesia, dan khususnya nama Kabupaten Purworejo. Karena pandemi belum berakhir, saya juga berpesan agar selalu menjaga protokol kesehatan," harapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mahasiswa Unika Santo Paulus NTT Pentas Teater Randang Mose demi Melestarikan Budaya Manggarai

Mahasiswa Unika Santo Paulus NTT Pentas Teater Randang Mose demi Melestarikan Budaya Manggarai

Regional
Bus Surya Kencana Terbalik di Lombok Timur, Sopir Diduga Mengantuk

Bus Surya Kencana Terbalik di Lombok Timur, Sopir Diduga Mengantuk

Regional
Cerita Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar, Cemas Ketika Turun Hujan

Cerita Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar, Cemas Ketika Turun Hujan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Kapal Ikan Berbendera Rusia Ditangkap di Laut Arafura, 30 ABK Diamankan

Kapal Ikan Berbendera Rusia Ditangkap di Laut Arafura, 30 ABK Diamankan

Regional
Pria di Bandung Ditemukan Tewas Menggantung di Pohon Jambu, Warga Heboh

Pria di Bandung Ditemukan Tewas Menggantung di Pohon Jambu, Warga Heboh

Regional
Kronologi Bayi 1,5 Bulan Tewas Dianiaya Ayah Berusia Muda di Empat Lawang

Kronologi Bayi 1,5 Bulan Tewas Dianiaya Ayah Berusia Muda di Empat Lawang

Regional
Kronologi Menantu Aniaya Mertua di Banyuasin, Dendam Ditolak Rujuk Mantan Istri

Kronologi Menantu Aniaya Mertua di Banyuasin, Dendam Ditolak Rujuk Mantan Istri

Regional
Orang Tua Tak Tahu Putri Kecilnya Jadi Korban Cabul, Terungkap Saat Bertamu ke Rumah Saudara

Orang Tua Tak Tahu Putri Kecilnya Jadi Korban Cabul, Terungkap Saat Bertamu ke Rumah Saudara

Regional
DPD Jateng Tegas Tolak Wacana Pelegalan Money Politic: Kami Bisa Raup 2 Juta Suara Tanpa Politik Uang

DPD Jateng Tegas Tolak Wacana Pelegalan Money Politic: Kami Bisa Raup 2 Juta Suara Tanpa Politik Uang

Regional
Bantuan Kemanusian untuk Korban Banjir di Mahakam Ulu Terus Berdatangan

Bantuan Kemanusian untuk Korban Banjir di Mahakam Ulu Terus Berdatangan

Regional
Warga yang Sakit akibat Keracunan Makanan di Brebes Bertambah

Warga yang Sakit akibat Keracunan Makanan di Brebes Bertambah

Regional
Kisah Penjual Bubur asal Lombok Barat Naik Haji, Menabung selama Belasan Tahun

Kisah Penjual Bubur asal Lombok Barat Naik Haji, Menabung selama Belasan Tahun

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
Wanita di Bangka Barat Tewas Ditusuk Suami Usai Belanja Makanan

Wanita di Bangka Barat Tewas Ditusuk Suami Usai Belanja Makanan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com