Sebelum Bakar Pacarnya hingga Tewas, Brigpol Andriansyah Ikat Korban dengan Borgol di Kebun Sawit

Kompas.com - 23/06/2022, 06:16 WIB
Editor Rachmawati

KOMPA.com - Brigpol Andriansyah disebut melakukan kekejaman yang berulang kepada pacarnya, Nengsih.

Nengsih (25) tewas karena dibakar oleh Brigpol Andriansyah pada Kamis (10/3/2022) malam.

Korban sempat dirawat di rumah sakit karena luka bakar yang parah. Hingga akhirnya dia meninggal dunia pada Jumat (25/3/2022).

Kekejaman yang dilakikan pelaku terungkap dari kesaksian kakak korban, Trisnawati saat sidang di Pengadilan Negeri Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kata Trisnawati, adiknya pernah diborgol di pohon sawit oleh Brigpol Andriansyah.

Baca juga: Oknum Polisi Bakar Kekasih hingga Tewas di Sumsel, Ahli: Emosi Tersulut Memicu Tindakan Agresif

"Terdakwa juga pernah memborgol adik saya ke pohon Sawit, karena tidak menurut. Saya tahu ketika adik saya bercerita kepada saya," ujar Trisnawati di Pengadilan Negeri Muara Enim, Rabu (22/6/2022).

Trisnawati mengatakan, sebelum pembakaran terjas, pelaku kerap melakukan kekerasan kepada adiknya. Termasuk melakukan pengancaman kepada korban maupun kepada keluarga korban.

Menurutnya, sang adik sempat mencoba melaporkan ke polisi, namun terus dihalang-halangi pelaku.

"Saya sebagai kakaknya pernah juga diteror oleh terdakwa ini, salon saya dan rumah orangtua kami mau dibakar," kata saksi.

Baca juga: Perempuan yang Dibakar Oknum Polisi di Muara Enim Tewas, Kapolda Sumsel Pastikan Brigadir AN Dipecat

Bahkan pelaku pernah mengancam akan membakar rumah orangtua korban. Pelaku juga pernah datang dan mlempari atap rumah orangtuanya dengan batu kerikil.

Pelaku juga pernah membawa pisau mengancam akan membunuh adiknya.

Sang kakak juga bercerita adiknya pernah diborgol di areal perkebunan kelapa sawit, lalu di tinggalkan begitu saja oleh terdakwa karena tidak menurut.

"Adik saya bercerita ketika siuman sebelum meninggal dan sempat mengirimkan bukti audio ancaman terdakwa ke HP saya," sambil sesenggukan.

Baca juga: Dirawat 16 Hari, Perempuan yang Dibakar Polisi Beristri di Muara Enim Meninggal Dunia

Diceritakan kembali oleh Tresnawati, peristiwa pembakaran terjadi disaksikan oleh temannya adiknya bernama Dhea.

Saat itu pelaku menyiramkan satu botol minyak bensin ke sekujur tubuh adiknya di rumah kos Dhea pada malam hari.

Usai menyiramkan bensin, terdakwa kembali mengancam adiknya akan membakarnya. Setelah itu terdakwa menyalakan korek dan api langsung membakar tubuh adiknya.

Kemudian pelaku berusaha menolong korban dengan membawanya dengan motor. Namun di tengah jalan, korban ditinggalkan dalam kondisi terbakar.

Baca juga: Anggota Polisi di Sumsel Nekat Bakar Pacar Sendiri, Ini Kronologinya

Untung ada mobil patroli polisi yang melintas dan membawa adiknya ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

"Infonya terdakwa meninggalkan adiknya dan pergi ke RS Bukit Asam. Terdakwa membawa tas dan semua harta bendanya termasuk hp yang berisi bukti-bukti pengancaman terdakwa," pungkasnya.

Menanggapi keterangan Saksi Tresnawati, terdakwa Andriansyah melalui virtual zoom, langsung membantah keterangan dari saksi korban Trisnawati yang hadirkan oleh JPU Kejari Muara Enim.

Menurut Terdakwa, ada beberapa keterangan saksi yang keterangannya tidaklah benar.

Baca juga: Sakit Hati Ajakan Nikah Ditolak, Pria di Kulon Progo Bakar Pacar hingga Tewas

Seperti dirinya tidak pernah mencegah korban melapor. Dia juga tidak pernah bolak balik ke rumah korban mengancam menggunakan mobil.

"Mobil dan harta benda saya sudah habis sudah saya jual untuk membiayai operasi kista korban dan biaya korban sehari-hari," kata dia.

Kemudian, dirinya tidak melarikan diri pada saat melakukan pembakaran kepada korban. Bahkan, ia berusaha memberikan pertolongan kepada korban sehingga tangan dirinya ikut terbakar.

Selain itu, terdakwa juga mengatakan, bahwa hubungan dirinya dengan korban sudah berlangsung selama 1 tahun 7 bulan.

Baca juga: Pria yang Bakar Kekasih Pakai Bensin Ditangkap, Sembunyi di Tengah Hutan

Bahkan, pihak keluarga korban telah mengetahui statusnya yang memiliki istri dan menyarankan menikah secara siri.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul SEBELUM BAKAR PACAR hingga Tewas, Oknum Polisi di Sumsel Sempat Borgol Korban di Pohon Sawit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal PT. Flobamor Kelola TN Komodo, Ini Penjelasan Pemprov NTT

Soal PT. Flobamor Kelola TN Komodo, Ini Penjelasan Pemprov NTT

Regional
Ki Jaga Raksa Diutus ke Istana Negara untuk Bawa Bendera Pusaka Saat Upacara Kemerdekaan

Ki Jaga Raksa Diutus ke Istana Negara untuk Bawa Bendera Pusaka Saat Upacara Kemerdekaan

Regional
Mayat Seorang Pria Ditemukan di Sungai Sriwijaya Semarang, Ada Bekas Luka hingga Sempat Dikira Boneka

Mayat Seorang Pria Ditemukan di Sungai Sriwijaya Semarang, Ada Bekas Luka hingga Sempat Dikira Boneka

Regional
Capaian Vaksinasi Covid-19 Booster di Lembata Masih 14,49 Persen, Dinkes: Pergerakannya Lambat

Capaian Vaksinasi Covid-19 Booster di Lembata Masih 14,49 Persen, Dinkes: Pergerakannya Lambat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 11 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 11 Agustus 2022

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades di Manggarai NTT Ditahan Jaksa

Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades di Manggarai NTT Ditahan Jaksa

Regional
Revitalisasi Kebun Binatang Jurung Solo, Gibran: Konsep Baru Tanpa Kandang, Tiket Masuk Terjangkau

Revitalisasi Kebun Binatang Jurung Solo, Gibran: Konsep Baru Tanpa Kandang, Tiket Masuk Terjangkau

Regional
Jelang Sidang Vonis Habib Bahar, Tim Kuasa Hukum: Kami Berdoa Mengetuk Pintu Langit

Jelang Sidang Vonis Habib Bahar, Tim Kuasa Hukum: Kami Berdoa Mengetuk Pintu Langit

Regional
Tak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang

Tak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang

Regional
5 Upacara Adat dari Maluku, dari Tradisi Sasi hingga Obor Pattimura

5 Upacara Adat dari Maluku, dari Tradisi Sasi hingga Obor Pattimura

Regional
Pencuri Motor Petani di Sawah Kulon Progo Tertangkap di Bandung, Pelaku Mengaku Sudah 8 Kali Beraksi

Pencuri Motor Petani di Sawah Kulon Progo Tertangkap di Bandung, Pelaku Mengaku Sudah 8 Kali Beraksi

Regional
Wakil Menteri BUMN: Pembangunan Pabrik Pupuk NPK di Aceh Utara Ditargetkan Selesai Paling Lambat Desember

Wakil Menteri BUMN: Pembangunan Pabrik Pupuk NPK di Aceh Utara Ditargetkan Selesai Paling Lambat Desember

Regional
Pembunuh Guru TK di Lombok Barat Ditangkap Usai 12 Hari Pengejaran, Pelaku Sempat Kabur ke Ngawi

Pembunuh Guru TK di Lombok Barat Ditangkap Usai 12 Hari Pengejaran, Pelaku Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Bakar Semak-semak di Kebun Milik Tetangga, Kakek Ini Tewas dengan Tubuh Penuh Luka

Bakar Semak-semak di Kebun Milik Tetangga, Kakek Ini Tewas dengan Tubuh Penuh Luka

Regional
Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.