Dukung DOB, Ketum IKBP: Supaya Papua Bisa Maju, Sama dengan Daerah Lain

Kompas.com - 22/06/2022, 20:59 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Papua (IKBP) Ayub Faidiban menilai, pemekaran daerah otonomi baru (DOB) akan menjadi kunci mengatasi berbagai masalah di Tanah Papua.

IKBP, kata Ayub, mendukung penuh pemerintah pusat mempercepat realisasi pembentukan tiga provinsi baru di Papua. Menurutnya, pemekaran bisa membuat Bumi Cenderawasih maju. 

Baca juga: Dukungan Bupati hingga Tokoh Adat di Papua Barat Soal DOB Dikirim ke Presiden Jokowi

“Kenapa kita sampai mendukung? Karena kami sendiri anak Papua dan melihat persoalan yang ada di Papua, supaya Papua juga bisa maju, sama dengan daerah-daerah lain,” kata Ayub Faidiban di Manokwari, Rabu (22/6/2022).

Ayub menjelaskan, pemekeran penting karena dua provinsi yang ada saat ini dinilai belum bisa menyelesaikan persoalan di Papua.

Ia menyebut, tiga provinsi baru sebenarnya belum cukup menyelesaikan masalah di Papua dan Papua Barat. Ayub pun berharap agar wilayah Papua Barat Daya dan Teluk Saereri ditetapkan sebagai provinsi baru.

"Sehingga pembangunan yang nanti ada di tanah Papua itu terbangun dengan maksimal sebagaimana daerah tengah dan daerah barat. Lalu Papua pun bisa maju, Papua sejahtera, dan orang Papua bisa menikmati itu,” ungkap Ayub.

Ayub mengajak seluruh masyarakat tak lagi memperdebatkan soal pemekaran daerah otonomi baru di Papua. IKBP, kata dia, mendukung pemerintah pusat agar pemekaran segera terealisasi.

Baca juga: Pj Gubernur Kirim Dokumen Deklarasi Rakyat Papua Barat Dukung DOB ke Presiden Jokowi

“Kalau ada hal-hal lain yang memang kita anggap bahwa masih kurang, ya jangan kita menghalangi daerah pemekaran tadi, tapi kita menyampaikan dengan cara-cara yang elegan kepada pemerintah sehingga ada solusi untuk menyelesaikan persoalan tadi,” katanya.

“Untuk itu saya mengajak kita marilah kita semua bersatu mendukung pemerintah dalam rangka mempercepat DOB,” jelas Ayub.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Sobri, Penemu Sandaran Kursi dari Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Belitung Timur: Cuaca Waktu Itu Sangat Buruk

Kesaksian Sobri, Penemu Sandaran Kursi dari Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Belitung Timur: Cuaca Waktu Itu Sangat Buruk

Regional
Pasar Cinde Palembang Terbakar, 103 Lapak Pedagang Hangus

Pasar Cinde Palembang Terbakar, 103 Lapak Pedagang Hangus

Regional
Soal Suparwi yang Belum Dapat Ganti Rugi Tol Semarang-Demak, Ganjar: Kita Uruskan

Soal Suparwi yang Belum Dapat Ganti Rugi Tol Semarang-Demak, Ganjar: Kita Uruskan

Regional
Tak Peduli Hujan, Warga Kota Kupang Tetap Antre Beli Minyak Tanah

Tak Peduli Hujan, Warga Kota Kupang Tetap Antre Beli Minyak Tanah

Regional
Kondisi Kesehatan Gubernur Papua Disebut Memburuk, Ajukan Izin ke KPK untuk Berobat ke Singapura

Kondisi Kesehatan Gubernur Papua Disebut Memburuk, Ajukan Izin ke KPK untuk Berobat ke Singapura

Regional
Truk BBM Masuk Jurang di Tanjakan Silaiang Padang Panjang, Kernet Melompat, Sopir Luka-luka

Truk BBM Masuk Jurang di Tanjakan Silaiang Padang Panjang, Kernet Melompat, Sopir Luka-luka

Regional
Berlaku 1 Januari 2023, UMP Kalsel Naik 8,38 Persen, Kini Rp 3,1 Juta

Berlaku 1 Januari 2023, UMP Kalsel Naik 8,38 Persen, Kini Rp 3,1 Juta

Regional
Pengacara Brigadir J Somasi Oknum Kejaksaan Tinggi Jateng, Ini Penyebabnya

Pengacara Brigadir J Somasi Oknum Kejaksaan Tinggi Jateng, Ini Penyebabnya

Regional
Viral Cuitan Gibran Soal Tambang Pasir Ilegal di Klaten: Bekingannya Ngeri

Viral Cuitan Gibran Soal Tambang Pasir Ilegal di Klaten: Bekingannya Ngeri

Regional
Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Regional
Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Regional
Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Regional
Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Regional
2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

Regional
Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.