BIREUEN, KOMPAS.com – Sebanyak dua orang yang menggunakan sepeda motor memecahkan kaca mobil milik Supriadi, salah satu pimpinan Pondok Pesantren Ma'hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah (MUDI) di Samalanga, Bireuen, Aceh, pada Rabu (22/6/2022).
Uang tunai sebesar Rp 320 juta yang berada dalam mobil itu kemudian diambil dua pencuri tersebut.
Pencurian ini terjadi saat Supriadi memarkirkan mobil Kijang bernomor polisi BL 1258 JP di depan sebuah warung kopi Desa Kulah Batee, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.
Uang yang dicuri sebelumnya diambil dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pembantu Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk kebutuhan operasional salah satu pesantren terbesar di Aceh itu.
Saat kejadian, Supriadi sedang duduk bersama seorang temannya. Mereka baru sadar kaca mobil dipecah saat hendak berangkat meninggalkan warung itu.
Diduga pelaku telah mengikuti korban sejak keluar dari bank.
Setelah mengetahui uang tidak ada dan pintu mobil dirusak pelaku, kasus itu lalu dilaporkan ke Mapolsek Kota Juang, Bireuen.
Aksi di siang bolong itu samar-samar terekam kamera pengawas dari salah satu bangunan di lokasi kejadian.
Supriadi menyebutkan uang itu untuk operasional pesantren. Dia tak bisa berbicara banyak karena masih syok.
Baca juga: Jemaah Haji Asal Aceh Dipastikan Akan Terus Dapat Wakaf Baitul Asyi
Namun, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.
Sementara Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Arief Sukmo Wibowo, membenarkan korban sudah membuat laporan secara resmi.
“Kami masih menyelidiki kasus itu, semoga segera ketangkap pelakunya,” kata Sukmo saat dihubungi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.