Hendak Edarkan Sabu 7,5 Gram, Pria di Tegal Diringkus BNN

Kompas.com - 22/06/2022, 17:57 WIB


TEGAL, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial MD (44) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal setelah diduga hendak mengedarkan narkoba jenis sabu seberat 7,56 gram.

MD diringkus di rumahnya di Desa Talang, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Memang selain pemakai, narkoba milik MD juga diduga akan diedarkan," kata Kepala BNN Kota Tegal, Sudirman saat press rilis di kantornya, Rabu (22/6/2022).

Sudirman mengatakan, kronologi penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Petugas kemudian melakukan penyelidikan terhadap kebenaran informasi tersebut. Setelah dilakukan pengintaian dan pengamatan, sekitar pukul 19.00 WIB menggerebek sebuah rumah dan berhasil mengamankan MD," ungkap Sudirman.

Baca juga: Penyelundupan Sabu 27 Kg via Perbatasan Indonesia-Malaysia Digagalkan, Kurirnya Kabur

Petugas pun menemukan satu bungkus narkotika golongan 1 jenis sabu. Kemudian 2 bungkus plastik klip bening, 1 bungkus plastik klip bening yang berisikan plastik bekas kemasan sabu, lakban merah, timbangan digital dan 1 unit handphone.

Setelah dilakukan pendalaman,ditemukan kembali 4 paket sabu yang disimpan di saku dalam sebuah jaket kulit warna hitam. Kemudian kartu ATM debit yang digunakan sebagai alat transaksi jual beli sabu.

Setelah itu, tersangka beserta seluruh barang buktinya dibawa ke Kantor BNN Kota Tegal guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Total dari lima paket sabu seberat 7,56 gram," kata Sudirman.

Tersangka MD dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 1 miliar.

Sudirman menambahkan, BNN Kota Tegal, memiliki wilayah kerja tak hanya di Kota Tegal, namun hingga Kabupaten Tegal dan Brebes.

"Kami mendapat zonasi hingga Brebes, dan Kabupaten Tegal. Baik itu penegakan hukum, pemberantasan, edukasi dan rehabilitasi," kata Sudirman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Jenazah di Pantai Lelendo Kupang Teridentifikasi, Diduga Tenggelam Saat Cari Ikan

3 Jenazah di Pantai Lelendo Kupang Teridentifikasi, Diduga Tenggelam Saat Cari Ikan

Regional
Bus Tabrak Motor di Pekanbaru, 1 Korban Tewas, Sopir Kabur

Bus Tabrak Motor di Pekanbaru, 1 Korban Tewas, Sopir Kabur

Regional
Gladi Kotor Pernikahan Kaesang-Erina, Ada 6 Kereta Kencana dengan 12 Kuda

Gladi Kotor Pernikahan Kaesang-Erina, Ada 6 Kereta Kencana dengan 12 Kuda

Regional
3 Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Pantai Lelendo Kupang

3 Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Pantai Lelendo Kupang

Regional
Argentina Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Konvoi, Polisi Kewalahan

Argentina Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Konvoi, Polisi Kewalahan

Regional
Ribuan Warga Kota Kupang Harus Bawa Fotokopi KTP untuk Dapat Minyak Tanah

Ribuan Warga Kota Kupang Harus Bawa Fotokopi KTP untuk Dapat Minyak Tanah

Regional
Detik-detik Ibu Kandung Tega Bunuh Bayi Berusia 10 Hari, Pelaku Ditangkap Polisi hingga Diperiksa Kejiwaan

Detik-detik Ibu Kandung Tega Bunuh Bayi Berusia 10 Hari, Pelaku Ditangkap Polisi hingga Diperiksa Kejiwaan

Regional
Belajar Sejarah dan Astronomi di Petilasan Pangeran Diponegoro di Kaki Bukit Menoreh

Belajar Sejarah dan Astronomi di Petilasan Pangeran Diponegoro di Kaki Bukit Menoreh

Regional
Kasus Mahasiswa di Jember Nyaris Akhiri Hidupnya, Psikolog: Jangan Sepelekan Ciri-ciri Depresi

Kasus Mahasiswa di Jember Nyaris Akhiri Hidupnya, Psikolog: Jangan Sepelekan Ciri-ciri Depresi

Regional
Gempa M 5,3 Guncang Maluku Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,3 Guncang Maluku Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Proses Evakuasi Jenazah Tertimbun Longsor | Kakak Peluk Adiknya Selamat dari Gempa di Cianjur

[POPULER NUSANTARA] Proses Evakuasi Jenazah Tertimbun Longsor | Kakak Peluk Adiknya Selamat dari Gempa di Cianjur

Regional
Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Regional
Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Regional
Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Regional
Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena 'Overthinking', Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena "Overthinking", Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.