Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Langgar UU ITE Usai Unggah Poster Jokowi dan Puan di Instagram, BEM Unand Dipanggil Polda Sumbar

Kompas.com - 22/06/2022, 13:51 WIB
Perdana Putra,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Barat memanggil pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, terkait unggahan poster bergambar Presiden Joko Widodo di instagram,

Poster itu bergambarkan Presiden Jokowi seperti ilustrasi di film KKN di Desa Penari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pemanggilan pengurus BEM Unand terkait dugaan pelanggaran UU ITE.

Baca juga: Jokowi Kunjungi Titik Nol dan Mendegar Penjelasan soal Progres Pembangunan IKN

"Benar, kita sudah melakukan pemanggilan kepada pengurus BEM Unand terkait unggahan poster presiden," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Jokowi Teken Perpres Nomor 94, Menhan Boleh Angkat Maksimal 5 Staf Khusus

Satake mengatakan, Presiden BEM Unand Arsyadi Walady sudah diperiksa pada 15 Juni lalu terkait kasus tersebut.

"Besok dan Jumat juga dilakukan pemanggilan lagi untuk pengurus BEM Unand," kata Satake.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BEM KM Universitas Andalas (@bemkmunand)

Satake mengatakan kasus itu baru dalam tahap penyelidikan dan pengurus BEM dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

Pemanggilan itu terkait dengan unggahan di media sosial Instagram mereka pada pada 25 Mei 2022, sehari setelah pengesahan Revisi Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan atau UU PPP.

Dalam halaman pertama unggahan itu terdapat poster dengan wajah Presiden Jokowi.

"KKN, Kegagapan, Kegagalan dan Ngeyelnya Pemerintah Indonesia," begitu tulisan dalam unggahan tersebut.

Unggahan tersebut berisi infografis terkait tanggapan BEM KM Unand terhadap pengesahan UU PPP.

BEM KM Unand menyatakan menolak pengesahan undang-undang tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Marak Tawuran Remaja dengan Sajam, Desa di Demak Ini Bentuk Barikade Anti-gangster

Marak Tawuran Remaja dengan Sajam, Desa di Demak Ini Bentuk Barikade Anti-gangster

Regional
Seorang Santriwati Kritis di RSUD Selong, Pihak Ponpes Membantah Tudingan Tindak Kekerasan

Seorang Santriwati Kritis di RSUD Selong, Pihak Ponpes Membantah Tudingan Tindak Kekerasan

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Diguncang 45 Gempa Letusan dalam Sepekan

Gunung Lewotobi Laki-laki Diguncang 45 Gempa Letusan dalam Sepekan

Regional
Sukolilo Pati Dijuluki 'Kampung Bandit', Kriminolog Undip: Bukan Tanpa Sebab

Sukolilo Pati Dijuluki "Kampung Bandit", Kriminolog Undip: Bukan Tanpa Sebab

Regional
Pria di Mamuju Ditikam Saat Hadiri Pesta Pernikahan, Pelaku Masih Buron

Pria di Mamuju Ditikam Saat Hadiri Pesta Pernikahan, Pelaku Masih Buron

Regional
Grup Band Metal asal Aceh Bakal Tampil Wakili Indonesia di Jerman

Grup Band Metal asal Aceh Bakal Tampil Wakili Indonesia di Jerman

Regional
DPRD Minta Kasus 'Bullying' Siswi SMP di Purworejo Berlanjut Ke Ranah Hukum

DPRD Minta Kasus "Bullying" Siswi SMP di Purworejo Berlanjut Ke Ranah Hukum

Regional
Mampu Turunkan Stunting 10 Persen, Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31 dan Layani 10.000 Tamu

Mampu Turunkan Stunting 10 Persen, Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31 dan Layani 10.000 Tamu

Regional
Imbas Gangguan Server, Imigrasi Pekanbaru Tak Bisa Terbitkan Paspor

Imbas Gangguan Server, Imigrasi Pekanbaru Tak Bisa Terbitkan Paspor

Regional
Kakek 62 Tahun yang Rekam Video Asusila bersama Perempuan Muda di Ambon

Kakek 62 Tahun yang Rekam Video Asusila bersama Perempuan Muda di Ambon

Regional
Terduga Pembunuh Nenek di Aceh Timur Ditangkap

Terduga Pembunuh Nenek di Aceh Timur Ditangkap

Regional
Ungkap Penyebab Kematian Pelajar SMP Padang di Sungai, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Ungkap Penyebab Kematian Pelajar SMP Padang di Sungai, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Pj Gubernur Sumut Diganti, Hassanudin Pindah Tugas ke NTB

Pj Gubernur Sumut Diganti, Hassanudin Pindah Tugas ke NTB

Regional
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi akan Diganti

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi akan Diganti

Regional
Usulan Reaktivasi Jalur KA Purwokerto-Wonosobo Mencuat Lagi

Usulan Reaktivasi Jalur KA Purwokerto-Wonosobo Mencuat Lagi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com