Kompas.com - 20/06/2022, 14:11 WIB

KOMPAS.com - Direktur Krimsus Polda Lampung Komisaris Besar Arie Rachman Nafarin mengatakan, pelaku skimming Bank Lampung bukan jaringan, melainkan perorangan.

Arie mengatakan, modus yang dilakukan pelaku dalam melakukan aksinya yakni dengan memasang kamera tersembunyi di bagian penutup keypad mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Setelah dia (pelaku) mendapatkan PIN, pelaku ini mencari nomor rekening korban. Ini yang juga kita lacak, dari mana pelaku bisa mendapatkan database-nya," kata Arie di Mapolda Lampung, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Viral Video Kurir Shoope Dipukuli Saat COD, Rumah Pelaku Didatangi Rekan Korban

Arie mengatakan, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan memasang kamera tersembunyi di bagian penutup keypad mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Setelah dia mendapatkan PIN, pelaku ini mencari nomor rekening korban. Ini yang juga kita lacak, dari mana pelaku bisa mendapatkan database-nya," ungkapnya.

Kata Arie, total ada 47 orang yang menjadi korban dari skimming ini. Jumlah uang yang hilang mencapai miliaran rupiah.

"Sebagai besar dilaporkan oleh Bank Lampung, tetapi ada juga masyarakat yang melapor," ujarnya.

Baca juga: Bank Lampung Kena Skimming, Miliaran Rupiah Uang Nasabah Hilang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Tumor, Ibu 3 Anak di Palembang Nekat Lompat dari Jembatan Ampera

Sakit Tumor, Ibu 3 Anak di Palembang Nekat Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Kasus Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang, Hasil Otopsi Lambung hingga Otak Seperti Terbakar

Kasus Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang, Hasil Otopsi Lambung hingga Otak Seperti Terbakar

Regional
Buaya 3 Meter Teror Pesisir Polewali Mandar, Warga dan Nelayan Tak Berani Beraktivitas

Buaya 3 Meter Teror Pesisir Polewali Mandar, Warga dan Nelayan Tak Berani Beraktivitas

Regional
Daftar Lengkap UMP 2023: Jateng, Jabar, dan Yogyakarta Tak Sampai Rp 2 Juta

Daftar Lengkap UMP 2023: Jateng, Jabar, dan Yogyakarta Tak Sampai Rp 2 Juta

Regional
Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Regional
Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Regional
UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

Regional
Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Regional
Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Regional
Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Regional
Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Regional
Jokowi Janji Bangun 'Dayak Centre' di Kawasan IKN

Jokowi Janji Bangun "Dayak Centre" di Kawasan IKN

Regional
Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Regional
Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Regional
Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.