Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unik, Ratusan Siswa SMP di Purworejo Wisuda Pakai Baju Adat

Kompas.com - 20/06/2022, 13:52 WIB
Bayu Apriliano,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS com - Ada yang berbeda dalam acara wisuda Kelas IX SMP Negeri 1 Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (19/6/2022). Pasalnya, ratusan wisudawan di sana mengenakan baju adat.

Selain itu, acara kelulusan tersebut digelar di Pendapa Kabupaten Purworejo, Mengingat tahun sebelumnya, acaranya hanya dihelat di sekolah.

Seluruh siswa, orangtua, dan dewan guru tampak mengenakan pakaian adat Jawa. Tidak terkecuali tamu undangan yang hadir, antara lain Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Frikly Widhi Dewanto, Pengawas SMP, dan Ketua Komite Sekolah Agus Budi Supriyanto bersama jajaran pengurus.

Baca juga: Hadiri Wisuda Putrinya di SMAN 3 Bandung, Ridwan Kamil Cerita Masa Lalu Eril Bersahabat dengan Satpam

Mengangkat tema Taburlah Harapan, Petiklah Perubahan, Wujudkan Impian, prosesi wisuda ditandai dengan pemasangan samir kepada para wisudawan oleh kepala SMPN 1 Purworejo Sutarto, didampingi wali kelas masing-masing.

Ketua Panitia, Eko Hendarto, menyebut Wisuda Purnawidya di Pendopo Kabupaten merupakan inisiasi dari paguyuban wali murid dan komite. Tujuannya yakni untuk memberikan kesan dan kenangan terbaik bagi wisudawan.

Sebanyak 192 siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Purworejo mendapat penghargaan khusus dari pihak sekolah dan orangtua untuk menjalani Wisuda Purnawidya Tahun Pelajaran 2021/2022 di Pendopo Kabupaten Purworejo.

"Penyelenggaraan Wisuda Purnawidya tahun ini dipandegani (diinisiasi) oleh paguyuban orangtua. Nah, berdasarkan hasil rapat diputuskan tempatnya di pendopo kabupaten dengan tujuan memberikan nuansa baru dan kesan terbaik bagi siswa, juga menggunakan pakaian adat,” katanya.

Tidak hanya bagi siswa, lanjutnya, penyelenggaraan di pendopo kabupaten sekaligus menjadi bentuk penghargaan bagi para guru yang telah mendidik para siswa penuh kesungguhan hingga lulus 100 persen dengan nilai memuaskan.

“Selama ini kami, paguyuban orangtua bersama komite sekolah, memang berkomitmen untuk terus bersinergi mendukung kemajuan sekolah,” kata Eko.

Baca juga: Diduga Palsukan Tanda Tangan Dosen, Ada Mahasiswa Selalu Bolos tapi Bisa Wisuda

Kepala SMPN 1, Sutarto, mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi siswa tahun ini. Tidak hanya bidang akademik, melainkan juga nonakademik. Pihaknya menilai, capaian itu juga tidak lepas dari peran orang tua.

“Lulus dari SMPN 1 bukan akhir, melainkan awal untuk berjuang mendapatkan sekolah dan meraih masa depan yang dicita-citakan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah pun memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Masing-masing yakni 3 siswa berprestasi kategori nilai ijazah tertinggi, 12 siswa peraih nilai 100, dan 10 siswa berprestasi kategori nilai ujian sekolah.

Baca juga: Sebelum Dipecat, Dosen di Jakut Duga Mahasiswa Palsukan Nilai dan Tanda Tangan hingga Bisa Wisuda

Pada Kategori 3 besar nilai ijazah, pengahragaan diterima oleh Alya Dhaifana Royya (9C, 1021,69), Alhimni Rusyadi Putri Arsindu (9C, 1017,5), dan Salsabila Nur Rahma (9C, 1014,04).

Ketua Komite, Agus Budi Supriyanto, memberikan apresiasi atas capaian tahun ini. Pihaknya berpesan agar para orang tua dapat terus mendampingi anaknya dalam melanjutkan jenjang pendidikan susai potensi yang dimiliki.

“Anak jangan dipaksa mau melanjutkan kemana. Semoga kedepannya menjadi orang yang bertanggung jawab pada orang tua, lingkungan, bangsa dan negara,” tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon Sandang World Athletic Label 2024

Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon Sandang World Athletic Label 2024

Regional
Jadi Tersangka Pelecehan Gadis Pemohon KTP, ASN Nunukan Minta Bertemu Orangtua Sebelum Ditahan

Jadi Tersangka Pelecehan Gadis Pemohon KTP, ASN Nunukan Minta Bertemu Orangtua Sebelum Ditahan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Sedang

Regional
Pemuda 22 Tahun Nekat Curi Hp karena Ketagihan Judi Slot, Ditangkap Setelah Gadai Barang Curian

Pemuda 22 Tahun Nekat Curi Hp karena Ketagihan Judi Slot, Ditangkap Setelah Gadai Barang Curian

Regional
Indeks SPBE Kabupaten Blora Naik Signifikan, Bupati Arief Diundang ke Istana Negara

Indeks SPBE Kabupaten Blora Naik Signifikan, Bupati Arief Diundang ke Istana Negara

Regional
Konsisten Kelola Keuangan secara Transparan, Pemprov Sumsel Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Konsisten Kelola Keuangan secara Transparan, Pemprov Sumsel Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Regional
Kakek 78 Tahun di Sikka Hilang secara Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

Kakek 78 Tahun di Sikka Hilang secara Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Kapolres Keerom: 3 Guru SD Nyaris Ditangkap Tentara Papua Nugini

Kapolres Keerom: 3 Guru SD Nyaris Ditangkap Tentara Papua Nugini

Regional
Mengenal Tradisi Ete Ai Kadewa dalam Prosesi Pengangkatan Datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa

Mengenal Tradisi Ete Ai Kadewa dalam Prosesi Pengangkatan Datu Rajamuda Kesultanan Sumbawa

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Caleg DPR RI Terpilih Asal NTT Diduga Sabotase Usaha Pengangkutan Sisa Tambang di Maluku, Pengusaha Lokal Mengeluh

Caleg DPR RI Terpilih Asal NTT Diduga Sabotase Usaha Pengangkutan Sisa Tambang di Maluku, Pengusaha Lokal Mengeluh

Regional
BPBD OKU: 10.816 Rumah Terdampak Bencana Banjir

BPBD OKU: 10.816 Rumah Terdampak Bencana Banjir

Regional
Sekap Mantan Anak Tiri, Pria di Banjarmasin Minta Uang Tebusan untuk Beli Narkoba

Sekap Mantan Anak Tiri, Pria di Banjarmasin Minta Uang Tebusan untuk Beli Narkoba

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com