Viral, Sejumlah Ular Besar Dibuang di Drainase Pasar Pandansari, Begini Penjelasannya

Kompas.com - 19/06/2022, 17:31 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Masyarakat Kota Balikpapan dihebohkan dengan kemunculan sejumlah ular piton berukuran besar di drainase Pasar Pandansari pada Jumat (17/6/2022).

Warga dan pedagang pun histeris lantaran ular tersebut cukup agresif.

Dalam video yang beredar, sejumlah ular tersebut dikabarkan dibuang oleh seseorang dengan sengaja ke dalam drainase.

Ular tersebut terlihat muncul dari dalam karung putih yang ada di drainase tersebut.

Baca juga: Seorang Anggota Brimob Gugur Diserang OTK, Ini Kata Kapolda Papua

Dikonfirmasi kepada Pengurus Pedagang Pandansari, Andi Rusli mengatakan, bahwa ular tersebut bukanlah dibuang, melainkan memang muncul dari gorong-gorong ketika air laut surut.

Sekitar tujuh ekor ular piton berukuran besar dengan panjang sekitar tiga meter lebih berkeliaran di drainase pasar.

"Bukan dibuang, itu memang muncul dari gorong-gorong karena kan memang di situ pas air laut surut. Jadi, kemarin itu sempat heboh memang," ujar Andi, saat dihubungi oleh Kompas.com pada Minggu (19/6/2022).

Warga dan para pedagang pun berinisiatif melakukan penangkapan terhadap tujuh ekor ular tersebut.

Dengan peralatan seadanya, sejumlah ular berhasil dimasukkan ke dalam karung, namun masih ada yang belum tertangkap.

 

"Sudah ketangkap hari itu juga, tapi enggak semua. Terus dimasukkan ke dalam karung, nah habis itu enggak tahu dibawa sama bubuhannya ke mana," tutur dia.

Rusli mengatakan, bahwa kawasan tersebut memang kerap muncul ular, biawak dan hewan melata lainnya.

Baca juga: OTK Aniaya Anggota Brimob hingga Tewas di Papua, lalu Rampas 2 Senjata Api, Polisi Buru Pelaku

 

Bahkan seekor buaya juga beberapa kali pernah menampakkan diri di drainase Pasar Pandansari.

Beruntung hingga sejauh ini para pedagang tidak ada yang dirugikan, alias dagangannya tidak rusak atau dimakan.

"Pernah juga buaya tapi yang kecil, ada saja dia muncul. Paling sering ya biawak, kadang malah naik ke atas dia ke lapak warga. Tapi enggak ada yang dimakan sih dagangannya," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Berkaki Satu ini Berjuang Hidupi Anaknya yang Lumpuh

Ayah Berkaki Satu ini Berjuang Hidupi Anaknya yang Lumpuh

Regional
Ayah Menangis Putrinya Hilang hingga Minta Bantuan Presiden, Ternyata Lala Asyik Main dengan Teman

Ayah Menangis Putrinya Hilang hingga Minta Bantuan Presiden, Ternyata Lala Asyik Main dengan Teman

Regional
Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Regional
Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Regional
Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Regional
Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan 'Social Engineering', Apa Itu?

Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan "Social Engineering", Apa Itu?

Regional
Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Regional
[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

Regional
Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Regional
Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Regional
Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Regional
Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.