Kompas.com - 18/06/2022, 08:45 WIB

ENDE, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ende AKBP Adre Librian menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan bagi setiap pengunjung tahanan di polres tersebut.

Hal ini disampaikan Andre menyusul adanya unggahan swafoto atau selfie  yang memperlihatkan tiga orang tahanan Polres Ende sedang mengenakan topi polisi sambil merokok. Unggahan tersebut viral di media sosial Facebook.

Andre menuturkan, berkaca dari beberapa kejadian sebelumnya, ada pengunjung yang menyelundupkan barang bawaan untuk diberikan kepada tahanan.

“Terkait foto selfie ada beberapa kejadian, pernah ada pengunjung yang menyelundupkan handphone melalui makanan yang dititipkan kepada tersangka,” ujar Andre dalam keterangan, Sabtu (18/6/2022).

Baca juga: Viral, Foto Para Tahanan Disebut Pelaku Begal di Polres Ende Selfie Sambil Merokok dan Pakai Topi Polisi, Ini Kata Polda NTT

Karena itu, lanjutnya, petugas akan memeriksa setiap barang bawaan pengunjung agar mengurangi risiko kejadian serupa terulang lagi.

“Ini menjadi perhatian kami secara internal agar benar-benar memperhatikan barang bawaan pengunjung. Rokok juga akan menjadi bagian atensi kami,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah foto selfie yang memperlihatkan sejumlah pelaku begal yang ditahan di sel Polres Ende viral di media sosial. Foto tersebut diunggah di grup Facebook Ende Flores NTT, Selasa (14/6/2022).

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Kabid Humas) Polda NTT AKBP Arya Sandi membenarkan ihwal tahanan yang selfie itu. Namun, foto tersebut foto lama yang diambil di sel tahanan Polsek Kota Ende pada April 2022. 

Arya mengatakan, para tahanan dalam foto tersebut terkait kasus pencurian motor yang kemudian diputus bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Ende.

Selanjutnya, pada 11 Juni 2022, Polres Ende berhasil menangkap tiga orang pelaku begal. Salah satunya merupakan tahanan yang sempat selfie ketika terjerat kasus pencurian motor.

“Tersangka yang selfie saat itu tiga orang. Untuk tersangka yang ketangkap pada 11 Juni sejumlah tiga orang, satu di antaranya pelaku yang selfie waktu kasus curanmor. Sementara yang lainnya tidak terkait dengan foto tersebut,” ujar Aria, Jumat (17/6/2022).

Dikatakan, Kapolres Ende telah memproses anggota yang bertugas jaga tahanan pada saat itu.

“Untuk sementara lagi diproses pelanggaran disiplin,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Nelayan Asal NTT Ditahan di Australia

8 Nelayan Asal NTT Ditahan di Australia

Regional
Teluk Kiluan: Daya Tarik, Harga Tiket, Rute, dan Penginapan

Teluk Kiluan: Daya Tarik, Harga Tiket, Rute, dan Penginapan

Regional
Korban dan 7 ABH Siswa SD Kasus Perundungan di Malang Alami Trauma, Psikolog: Anak Butuh Dukungan Lingkungan Sekitar

Korban dan 7 ABH Siswa SD Kasus Perundungan di Malang Alami Trauma, Psikolog: Anak Butuh Dukungan Lingkungan Sekitar

Regional
Wagub Jateng Ungkap Zakat ASN Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Wagub Jateng Ungkap Zakat ASN Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Regional
TNI AL Bakal Bangun Pangkalan di Maluku Barat Daya

TNI AL Bakal Bangun Pangkalan di Maluku Barat Daya

Regional
Polisi Periksa 7 ABH Perundung Siswa Kelas 2 SD di Kepanjen, Psikolog: Berikan Sanksi Sebagai Efek Jera

Polisi Periksa 7 ABH Perundung Siswa Kelas 2 SD di Kepanjen, Psikolog: Berikan Sanksi Sebagai Efek Jera

Regional
4 Daftar Batik Jawa Tengah, dari Solo hingga Pekalongan

4 Daftar Batik Jawa Tengah, dari Solo hingga Pekalongan

Regional
Tersisa Waktu 3 Hari untuk Mencari Pilot Helikopter AKP Arif Rahman

Tersisa Waktu 3 Hari untuk Mencari Pilot Helikopter AKP Arif Rahman

Regional
Syarat Jadi Anggota DPD di Sumbar, Butuh 2.000 Dukungan Tersebar di 10 Daerah

Syarat Jadi Anggota DPD di Sumbar, Butuh 2.000 Dukungan Tersebar di 10 Daerah

Regional
Ganjar Umumkan UMP Jateng, Apindo Bakal Tetap Gunakan PP 36, Ini Alasannya

Ganjar Umumkan UMP Jateng, Apindo Bakal Tetap Gunakan PP 36, Ini Alasannya

Regional
Polisi Sebut Penjual Nanas yang Tewas Dianiaya Pesilat di Gresik Sempat Buat Surat Klarifikasi

Polisi Sebut Penjual Nanas yang Tewas Dianiaya Pesilat di Gresik Sempat Buat Surat Klarifikasi

Regional
Angka Kemiskinan Bertambah hingga 30 juta Penduduk Pasca Covid-19, Begini Upaya Baznas RI

Angka Kemiskinan Bertambah hingga 30 juta Penduduk Pasca Covid-19, Begini Upaya Baznas RI

Regional
Kontingen PON Papua Barat Tuntut Bonus Peraih Medali, Dispora: Rencananya Desember Sudah Cair

Kontingen PON Papua Barat Tuntut Bonus Peraih Medali, Dispora: Rencananya Desember Sudah Cair

Regional
Berjuang Mandiri, Pasutri Asal Semarang Ini Hidup Nomaden dan Bentuk Gerakan Suarakan Isu Lingkungan

Berjuang Mandiri, Pasutri Asal Semarang Ini Hidup Nomaden dan Bentuk Gerakan Suarakan Isu Lingkungan

Regional
Terbitkan SPH Palsu untuk Ganti Rugi Tol, Mantan Kades di Sumsel Jadi Tersangka

Terbitkan SPH Palsu untuk Ganti Rugi Tol, Mantan Kades di Sumsel Jadi Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.