Curi Emas Senilai Rp 80 Juta di Tanjungpinang untuk Foya-foya, Pria Ini Ditangkap di Bali

Kompas.com - 17/06/2022, 20:26 WIB

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Seorang pria di Kota Tanjungpinang berinisial DI melakukan pencurian sejumlah perhiasan emas dengan total nilai Rp 80 juta.

Perhiasan-perhiasan tersebut kemudian digadaikan untuk berfoya-foya.

Selama tiga bulan diburu, akhirnya Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang menangkap DI di Denpasar, Provinsi Bali.

DI dibekuk pada Selasa (14/6/2022) malam sekira pukul 22.00 WITA di sebuah guest house, Jalan Gelogor Indah, Denpasar Selatan.

Baca juga: Dikejar Warga hingga Polisi, 4 Pencuri Puluhan Buku di Tuban Akhirnya Ditangkap

Polisi kemudian membawa DI pulang, tiba di Kota Tanjungpinang pada Kamis (16/6/2022) petang.

Dengan tangan terborgol, DI digiring polisi keluar dari dalam Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang, Heribertus Ompusunggu yang ikut menjemput DI ke Bandara RHF mengatakan, perhiasan yang dicuri merupakan milik saudaranya sendiri.

"Emas yang dicuri milik saudaranya. Tersangka kemudian bersama temannya digadaikan di pegadaian menggunakan KTP orang lain. Hasil curian digunakan untuk membeli barang-barang pribadi dan berfoya-foya" Heribertus.

Selanjutnya polisi menggelandang DI ke Mapolresta Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologis Pencurian

Aksi pencurian yang dilakukan DI terjadi pada Maret 2022. Ia mengambil sejumlah perhiasan emas milik saudaranya di Perumahan Griya Bestari, Kota Tanjungpinang.

DI mengambil 2 kalung emas, 3 liontin emas, 2 cincin emas dan 1 buah gelang tangan emas, dengan total nilai sekitar Rp 80.000.000.

Korban menyadari perhiasan yang Ia letakan di kamar telah raib pada Sabtu (20/6/2022) malam.

Anak korban menyampaikan jika sebelum perhiasan-perhiasan tersebut hilang, tersangka DI lah yang sebelumnya berada di dalam kamar.

Baca juga: Curi dan Gadaikan Emas Senilai Rp 80 Juta, Pemuda Tanjungpinang Ditangkap di Bali, Uangnya Dibuat Foya-foya

"Pelapor dan anak pelapor berusaha menghubungi terlapor melalui telepon. Bamun terlapor tidak mengangkat telepon tersebut," kata Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang.

Selanjutnya korban melaporkan dugaan tindak pencurian itu ke polisi. Selama tiga bulan diburu, DI akhirnya ditangkap di Bali.

Ketika diamankan Unit Jatanras Polresta Tanjungpinang di Pulau Dewata, DI mengakui telah mencuri perhiasan-perhiasan tersebut.

Sebelum dibawa ke Tanjungpinang, DI sempat diinapkan di Polresta Denpasar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

Regional
Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Regional
Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Regional
Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Regional
Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Regional
Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Regional
Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Regional
Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Regional
Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Regional
Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Regional
Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Regional
Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Regional
Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Regional
Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Regional
Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.