Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usulkan Nama Ganjar sebagai Capres di Rakernas, Ini Alasan DPD Nasdem Kabupaten Semarang

Kompas.com - 17/06/2022, 14:48 WIB
Dian Ade Permana,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - DPD Partai Nasdem Kabupaten Semarang mengusulkan nama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) untuk diusung pada Pemilhan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Nama Gubernur Jawa Tengah tersebut telah diserahkan ke DPW Nasdem Jawa Tengah untuk dimunculkan dalam Rakernas DPP Partai Nasdem.

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Semarang Suyadi mengatakan, keputusan mengusulkan nama Ganjar, berdasar pada kesepakatan seluruh kader dan pengurus.

"Pengurus, kader dan simpatisan Nasdem Kabupaten Semarang sudah mengerucut untuk memilih Pak Ganjar. Itu terjadi dalam setiap kegiatan rapat tingkat DPD maupun PAC juga usulannya mengusung Pak Ganjar," terangnya saat dihubungi, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Ganjar Pranowo Blak-blakan, Sebut Dirinya Tak Pernah Dibuang PDI-P: Saya Masih di Kandang

Suyadi mengungkapkan ada sejumlah alasan memilih Ganjar Pranowo menjadi calon presiden. Di antaranya dianggap berhasil memimpin Jawa Tengah.

"Provinsi ini bergerak ke arah yang lebih baik, jadi ini bentuk keberhasilan dalam kepemimpinan. Hal tersebut dirasakan oleh kader Nasdem di Kabupaten Semarang," terangnya.

Kemunculan nama Ganjar, kata Suyadi, berasal dari tingkatan paling bawah.

"Ganjar sudah sejak lama diterima masyarakat Jawa Tengah, buktinya dari hasil berbagai survei Ganjar peringkat teratas. Selain itu, Ganjar Pranowo juga dianggap sosok yang bisa menampung suara masyarakat," ujarnya.

Soal kegemaran Ganjar bermain media sosial, menurutnya juga tak perlu dipermasalahkan. Pasalnya, saat ini memang era media sosial untuk berkomunikasi.

"Malah bagi kami itu nilai tambah, bisa untuk komunikasi dua arah. Masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi dan direspon," kata Suyadi.

Suyadi menambahkan, Ganjar juga  memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup baik.

"Jadi harapan kami Ketua Umum Surya Paloh menetapkan Ganjar Pranowo menjadi calon presiden yang diusung oleh Nasdem," imbuhnya.

Mengenai pasangan yang cocok untuk Ganjar, Suyadi menyampaikan hal tersebut menjadi kewenangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Apalagi nanti pasti ada koalisi, jadi itu ranah pengurus pusat. Tapi apapun keputusan DPP Nasdem, kami siap mengamankan dan memenangkan," kata Suyadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Regional
Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Regional
Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Regional
Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Regional
Golkar Solo Usung Satu Kandidat Cawalkot 2024, Siapakah Dia?

Golkar Solo Usung Satu Kandidat Cawalkot 2024, Siapakah Dia?

Regional
Pilkada 2024, Bangka Belitung Rawan Isu Sara dan Pelanggaran ASN

Pilkada 2024, Bangka Belitung Rawan Isu Sara dan Pelanggaran ASN

Regional
3 WNI Gagal Selundupkan 2 WN China karena Diadang Tentara Australia

3 WNI Gagal Selundupkan 2 WN China karena Diadang Tentara Australia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com