Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara dan Syarat Membuat SKTS di Bandung

Kompas.com - 16/06/2022, 23:28 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Bagi pendatang di Kota Bandung, yang telah tinggal minimal enam bulan dan tidak akan mengurus kepindahan dari domisili asal ke Kota Bandung dapat melengkapi dokumen dengan membuat Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

SKTS merupakan surat keterangan yang telah diterbitkan untuk warga negara Indonesia sebagai pendatang sementara dan yang berniat menetap di daerah lain.

Surat ini memiliki masa berlaku selama satu tahun serta dapat diperpanjang setiap tahunnya.

Dasar penerbitan SKTS ini sesuai dengan Permendagri Nomor 14 Tahun 2015 tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen dan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor  8 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Baca juga: Ada 5 Alasan Mengapa Pendatang Baru Masuk ke Tangsel Usai Lebaran 2022

Adanya data dari para pendatang di Kota Bandung menjadi dasar pertimbangan dan kebijakan terkait perencanaan fasilitas di kota yang harus disediakan Pemerintah Kota Bandung, seperti sarana air bersih, penyediaan TPS, dan lain sebagainya.

Syarat Membuat SKTS di Bandung

1. Fotokopi e-KTP

2. Fotokopi Kartu Keluarga

3. Pas foto

4. Dokumen dari tempat kerja atau kampus

5. Surat Pengantar dari RT/RW di Kota Bandung.

Cara Membuat SKTS di Bandung

Pemohon dapat membawa persyaratan ke kantor Disdukcapil Kota Bandung yang beralamat di Jalan Ambon No 1B.

Baca juga: Pindah Domisili Tak Perlu Surat Pengantar RT, Begini Penjelasan Dirjen Dukcapil

Dokumen juga dapat dikirim secara online melalui e-mail: loket.c.didukcapilkotabdg@gmal.com.

Sumber:

www.bandung.go.id

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Regional
Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Regional
Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Regional
Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Regional
Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

Regional
Sindir Pemerintah, Warga 'Panen' Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Sindir Pemerintah, Warga "Panen" Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Regional
Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Regional
Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Regional
Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Regional
Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Regional
Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Regional
Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Regional
Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Regional
Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com