Kompas.com - 16/06/2022, 12:33 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Perampokan sebuah mini market terjadi di Kabupaten Semarang.

Sebelum membawa barang-barang, para pelaku melukai penjaga mini market tersebut dengan senjata tajam.

Kejadian di Alfamart Randugunting Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang tersebut berlangsung Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Kasus Perampokan Sopir Truk Kelapa Sawit di Asahan, 8 Orang Ditangkap

Penjaga Alfamart Setyo Budi Pramono mengalami luka di bagian punggung dan tangan akibat ulah pelaku yang berjumlah lima orang.

Saat berjaga sendirian, datang seorang pelaku yang masuk ke toko dan memaksa meminta uang.

Setyo yang kaget selanjutnya diseret hingga di depan toilet toko. Kemudian dia memanggil empat rekannya yang berada di luar toko

Dua orang pelaku lalu memegang tangan korban dan menyuruh menunjukkan keberadaan brankas tempat penyimpanan uang. Namun Setyo Budi menolak memberitahu hingga seorang pelaku melukainya dengan senjata tajam jenis sangkur.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Penyekapan dan Perampokan 4 Mahasiswi di Banjarmasin

Pelaku menusuk korban di bagian punggung sebanyak tiga kali dan pelaku lain menusuk bagian tangan satu kali.

 

Rekan-rekan pelaku yang lain menggasak barang-barang berupa uang di laci kasir sebesar Rp 7 juta, ponsel, serta rokok. Setelah beraksi para pelaku langsung melarikan diri.

Dalam kondisi terluka dan kesakitan, korban menghubungi rekannya bernama Ade Dwi yang kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Kensaras untuk mendapatkan perawatan medis.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buronan di Belu NTT Tewas Diduga Ditembak Aparat Saat Penangkapan

Buronan di Belu NTT Tewas Diduga Ditembak Aparat Saat Penangkapan

Regional
Formasi Pegawai PPPK di Lhokseumawe Hanya 521 Orang, Ini Rinciannya

Formasi Pegawai PPPK di Lhokseumawe Hanya 521 Orang, Ini Rinciannya

Regional
Tersambar Api Pembakaran Sampah, Mobil Toyota Kijang di Ambon Hangus Terbakar

Tersambar Api Pembakaran Sampah, Mobil Toyota Kijang di Ambon Hangus Terbakar

Regional
Kronologi Kuasa Hukum Lukas Enembe Disomasi Paulus Waterpauw, Bermula Singgung soal Posisi Wakil Gubernur Papua

Kronologi Kuasa Hukum Lukas Enembe Disomasi Paulus Waterpauw, Bermula Singgung soal Posisi Wakil Gubernur Papua

Regional
Dua WNA Dianiaya gara-gara Cekcok Lubang Galian Tambang di Kaltim, Salah Satu Korban Tewas

Dua WNA Dianiaya gara-gara Cekcok Lubang Galian Tambang di Kaltim, Salah Satu Korban Tewas

Regional
3 Kerajinan Tangan dari Kalimantan Timur, dari Manik-manik hingga Anyaman

3 Kerajinan Tangan dari Kalimantan Timur, dari Manik-manik hingga Anyaman

Regional
Si Cantik Bambangan Coklat, Burung yang Menyukai Kawasan Berair

Si Cantik Bambangan Coklat, Burung yang Menyukai Kawasan Berair

Regional
Kisah Elmawati, 28 Tahun Jadi Guru Honorer di Bengkulu, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp 700.000

Kisah Elmawati, 28 Tahun Jadi Guru Honorer di Bengkulu, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp 700.000

Regional
Ada Bungai Bangkai di Belakang Rumah, Sugiarto: Ini Umbinya Enak Dimakan

Ada Bungai Bangkai di Belakang Rumah, Sugiarto: Ini Umbinya Enak Dimakan

Regional
Stok Vaksin Meningitis di Lhokseumawe dan Aceh Utara Juga Kosong

Stok Vaksin Meningitis di Lhokseumawe dan Aceh Utara Juga Kosong

Regional
Viral Video Pelecehan Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Viral Video Pelecehan Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Regional
Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Regional
Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat lalu Dibakar

Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat lalu Dibakar

Regional
524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.