Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelar Aksi Demo, Buruh di Jateng Menuntut Pencabutan SK Ganjar Terkait UMK

Kompas.com - 15/06/2022, 20:35 WIB
Riska Farasonalia,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Serikat buruh di Jawa Tengah menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, pada Rabu (15/6/2022).

Aksi demo ini merupakan aksi serentak yang digelar di sejumlah kota-kota industri di Indonesia.

Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Provinsi Jawa Tengah ini menuntut pencabutan SK Gubernur Jawa Tengah tentang UMK di 35 kabupaten kota dan menolak Perda Ketenagakerjaan Jawa Tengah berdasarkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Sekretaris Perda KSPI Jawa Tengah Aulia Hakim mengatakan, pada dasarnya pihaknya mendukung adanya Perda Ketenagakerjaan Jawa Tengah yang dapat melindungi kaum buruh di Jawa Tengah.

Baca juga: Mantan ODGJ di Solo Buktikan Bisa Buka Usaha, Ganjar Pranowo: Dukung dan Dampingi Naik Kelas

Namun, apabila mengacu pada Omnibus Law, pihaknya khawatir aturan itu justru akan menyengsarakan kaum buruh.

"Perlu kami tekankan kami di KSPI Jateng tidak menolak Perda Ketenagakerjaan. Kami ingin Perda ini memproteksi kesejahteraan buruh. Tapi, bila cantolannya Omnibus Law maka sudah bisa dipastikan akan membuat buruh Jateng sengsara," kata Aulia, kepada Kompas.com, pada Rabu (15/6/2022).

Ia mengatakan, Perda Ketenegakerjaan Jawa Tengah saat ini masih dibahas di Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah.

"Kalau cantolan hukumnya dengan Omnibus Law kekhawatiran kami akan malah tambah menurunkan kesejahteraan buruh Jawa Tengah," ujar dia.

Sementara terkait pencabutan SK Gubernur Jawa Tengah tentang UMK di 35 kabupaten kota karena ditetapkan berdasarkan Omnibus Law yang dianggap merugikan kaum buruh.

"MK sudah menyatakan pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja tidak menggunakan asas keterbukaan dan tidak memberikan ruang partisipasi kepada masyarakat secara maksimal," ujar dia.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hidup Tertatih di Tengah Abrasi Pesisir Utara Semarang

Hidup Tertatih di Tengah Abrasi Pesisir Utara Semarang

Regional
Pertemuan Satgas Cartenz dengan Pihak Selandia Baru dan Perkembangan Pembebasan Philip

Pertemuan Satgas Cartenz dengan Pihak Selandia Baru dan Perkembangan Pembebasan Philip

Regional
Pemprov Jateng Bakal Gelar 100 Pasar Murah hingga Lebaran

Pemprov Jateng Bakal Gelar 100 Pasar Murah hingga Lebaran

Regional
Cerita Mbah Tamsilah soal Banjir Demak, Tahun 2024 yang Paling Parah

Cerita Mbah Tamsilah soal Banjir Demak, Tahun 2024 yang Paling Parah

Regional
'Sedih, Rasanya sampai Mau Menangis, Semua Harga Barang Naik'

"Sedih, Rasanya sampai Mau Menangis, Semua Harga Barang Naik"

Regional
Mencicipi Mie Gepeng Pangsit Pak Totok, Kuliner Legendaris Semarang yang Harganya Rp 7.000 Saja

Mencicipi Mie Gepeng Pangsit Pak Totok, Kuliner Legendaris Semarang yang Harganya Rp 7.000 Saja

Regional
Hilang Usai Terjatuh dari KM Sabuk Nusantara, Bocah 3 Tahun di Tual Ditemukan Tewas

Hilang Usai Terjatuh dari KM Sabuk Nusantara, Bocah 3 Tahun di Tual Ditemukan Tewas

Regional
Tradisi 'Dugderan' di Semarang Akan Digelar Meriah, Bakal Banyak Beduk Raksasa

Tradisi "Dugderan" di Semarang Akan Digelar Meriah, Bakal Banyak Beduk Raksasa

Regional
Pesta Berujung Keributan di Muna Sultra, Seorang Remaja Tewas Ditikam, 2 Orang Kritis

Pesta Berujung Keributan di Muna Sultra, Seorang Remaja Tewas Ditikam, 2 Orang Kritis

Regional
Buaya Program Rehabilitasi Saling Bantai, Kendala di Kawasan Pelepasan

Buaya Program Rehabilitasi Saling Bantai, Kendala di Kawasan Pelepasan

Regional
Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Kronologi Pasutri di Bengkulu Dibacok Saat Tagih Utang Rp 60 Juta, Pelaku Serang Pakai Parang

Regional
Resmikan Terminal Samarinda Seberang, Jokowi Ingatkan Pentingnya Transportasi Massal

Resmikan Terminal Samarinda Seberang, Jokowi Ingatkan Pentingnya Transportasi Massal

Regional
3 Pembunuh Warga Serang Gara-gara Miras, Divonis 10 Tahun Bui

3 Pembunuh Warga Serang Gara-gara Miras, Divonis 10 Tahun Bui

Regional
Tetap Kawal Pembangunan di Solo, Gibran: Wapres Itu Tidak Cuma di Jakarta

Tetap Kawal Pembangunan di Solo, Gibran: Wapres Itu Tidak Cuma di Jakarta

Regional
Korupsi Rp 46 Miliar, 2 Mantan Pegawai BNI di Riau Ditangkap

Korupsi Rp 46 Miliar, 2 Mantan Pegawai BNI di Riau Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com