Jembatan Gantung dan Gondola Girpasang, Klaten: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Kompas.com - 14/06/2022, 19:16 WIB

KOMPAS.com - Jembatan gantung dan gondola Girpasang adalahi tempat wisata terbaru dan populer di Kabupaten Klaten.

Lokasi jembatan gantung dan gondola yang ikonik ini berada di Dukuh Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca juga: Bus Wisata ke Girpasang Klaten Resmi Beroperasi, Harga Mulai Rp 30.000

Jembatan gantung dan gondola Girpasang Klaten baru saja diresmikan Ketua DPR RI Puan Maharani pada 21 Januari 2022 lalu.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Jembatan Gantung dan Gondola Girpasang, Tempat Wisata Baru di Klaten

Jembatan gantung dan gondola yang menjadi akses penghubung antara Dusun Beringin dengan Dusun Girpasang ini menjadi viral karena pemandangan alam di sekitarnya.

Baca juga: Tips Wisata Jembatan Gantung Girpasang, Waktu Terbaik buat Datang

Harga Tiket dan Jam Buka Jembatan Gantung dan Gondola Girpasang

Gondola di Girpasang Klaten Instagram @girpasang_ Gondola di Girpasang Klaten

Pengunjung yang datang ke lokasi ini perlu membayar tiket masuk ke Girpasang mulai dari Rp 2.000 per orang.

Selama berada di kawasan ini, pengunjung bisa bebas berfoto atau berjalan melewati jembatan gantung tanpa dipungut bayaran atau gratis.

Namun jika ingin memberikan uang seikhlasnya tetap diterima dan akan digunakan oleh pengelola untuk biaya perawatan lokasi wisata tersebut.

Sementara pengunjung yang tergoda untuk menikmati pemandangan dari atas gondola yang menguji adrenalin bisa membayar tiket mulai dari Rp 60.000 per empat orang untuk sekali jalan.

Untuk jam buka jembatan gantung Girpasang bisa dilewati selam 2 jam, namun operasional gondola wisata dibatasi dari pukul 10.00 - 22.00 WIB atau melihat kondisi cuaca.

Daya Tarik Jembatan Gantung dan Gondola Girpasang

Jembatan Gantung GirpasangDok. Kementerian PUPR Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang merupakan akses penghubung yang membentang di atas jurang yang menjadi pembatas antara Dusun Beringin dengan Dusun Girpasang.

Jembatan gantung Girpasang dibangun dengan panjang 120 meter serta lebar 1,8 meter menggunakan material baja dengan pengait dari sling baja.

Dengan peruntukan bagi pejalan kaki, kapasitas jembatan gantung Girpasang adalah 50 orang.

Sementara keberadaan gondola tua yang ditarik dengan mesin motor di dekat jembatan Girpasang mulanya adalah sebagai alat untuk mengangkut berbagai barang dan hasil bumi milik warga.

Kini dengan adanya jembatan baru, Dusun Girpasang memiliki akses jalan yang lebih baik dan tidak lagi terisolir. Bahkan gondola baru yang bisa dinaiki sehingga menarik para wisatawan untuk mencobanya.

Gondola wisata berkapasitas 4 penumpang ini dibangun dengan anggaran 130 juta yang bersumber dari dana desa Pemerintah Desa Tegalmulyo.

Hal ini juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang seringkali menggunakan gondola sederhana untuk melintas, padahal peruntukannya hanya sebagai alat angkut barang.

Kini telah tersedia gondola wisata yang dibagun dengan lebih baik sehingga aman untuk dinaiki oleh masyarakat yang hendak melintas.

Sementara di sekitar area wisata juga terdapat warung kopi untuk menikmati pemandangan indah jembatan yang unik ini serta sejuknya udara di lereng Gunung Merapi.

Sumber:
pu.go.id  
yogyakarta.kompas.com 
travel.tribunnews.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tersangka Jaringan Pengedar Narkoba Diciduk Polisi Sukabumi, 2 Orang merupakan Target Operasi

11 Tersangka Jaringan Pengedar Narkoba Diciduk Polisi Sukabumi, 2 Orang merupakan Target Operasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

Regional
Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Regional
Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Regional
Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Regional
Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Regional
Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Regional
Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Regional
Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Regional
Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Regional
Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Regional
Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Regional
2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.