Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Siswi SMP di Palembang Aniaya Temannya Gara-gara Tandai Pacarnya di Medsos

Kompas.com - 13/06/2022, 20:59 WIB
Reni Susanti

Editor

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang siswi SMP negeri di Palembang M diduga menganiaya teman satu sekolahnya, K (14) gara-gara postingan video K di media sosialnya.

Akibat penganiayaan tersebut, K menderita luka cakar di pipi kiri dan kanannya.

Dikutip dari Tribunnews, penganiayaan terjadi pada Jumat (10/6/2022) sekitar pukul 10:00 WIB.

Baca juga: Oknum Kades di Lumajang Diduga Aniaya dan Rampas HP Warga

Saat itu, K baru pulang sekolah. Pada jam pulang sekolah ini, K diajak ketemuan oleh M.

Dalam pertemuan tersebut, M mempermasalahkan K yang menandai pacarnya dalam sebuah postingan video.

Sempat terjadi komunikasi antara M dan K, bahkan K sempat meminta maaf kepada M.

Perkelahian memanas karena M yang merasa terlanjur kesal dengan K hingga mencakar wajah dan menjambak rambut.

Baca juga: Pesan Cinta Atalia Usai Makamkan Eril: Tunggu ya Sayang, Insya Allah Kita Akan Bersama Lagi

Perkelahian keduanya dipisahkan oleh teman-teman K yang kebetulan lewat di sekitar lokasi.

"Aku posting video di medsos tag (tandai) kawan aku, iyolah akun pacarnya M, terus pas pulang sekolah dia ngajak ketemuan. Dia bertanya kenapa tag tag akun R (kekasih M) ? tau dak ceweknyo R siapa. Aku jawab yo aku dak tau kalau dio (M) pacarnya. Aku minta maaf pak samo dio (terlapor), " ujar K saat membuat laporan di Polrestabes Palembang didampingi ibunya, Minggu (12/6/2022).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan laporan korban dan sudah diterima.

"Korban langsung membuat laporan dan sudah kami terima. Korban dan terlapor masih anak dibawah umur, " ujar Tri

Baca juga: “Selamat Jalan, Aa Eril”

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Dicakar Teman Gegara Posting Video, Siswi SMP di Palembang Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
'Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli'

"Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Regional
162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

Regional
BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

Regional
Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Regional
Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Regional
Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit 'Nanjak'

Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit "Nanjak"

Regional
Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Regional
'Green-Yellow-Red', Skema 'Delaying System' Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

"Green-Yellow-Red", Skema "Delaying System" Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com