Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda Banten Gelar Operasi Patuh Mulai Senin, Ini 21 Target Sasarannya

Kompas.com - 12/06/2022, 16:36 WIB
Rasyid Ridho,
Khairina

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Banten akan menghelar Operasi Patuh Maung 2022 selama 14 hari dengan 21 target sasaran pelanggar lalu lintas.

Operasi yang digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Banten itu dimulai pada 13 hingga 26 Juni 2022.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Komisaris Besar Budi Mulyanto mengatakan, Operasi Patuh Maung akan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis.

Baca juga: Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personel Disebar, Bagikan Masker dan Sembako

Namun, penegakan hukum secara elektronik atau teguran tetap dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Tentu operasi ini guna meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas," kata Budi melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Minggu (13/6/2022).

Sehingga, kata Budi, terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan.

Di sisi lain, pihaknya ingin meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 di daerah hukum Polda Banten.

"Dengan disiplin berlalu lintas, maka akan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas," tandas Budi.

Baca juga: Operasi Patuh Candi di Semarang, Polisi Bagikan Bansos untuk Warga Terdampak Pandemi

Berikut 21 target dalam Operasi Patuh Maung 2022 :

1. Pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI.

2. Pengemudi dan penumpang mobil tidak menggunakan sabuk keselamatan.

3. Pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

4. Pengemudi melawan arus.

5. Pengemudi menggunakan handphone.

6. Pengemudi di bawah umur.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak Terima Ditilang, Pengendara di Bima Berdoa di Tengah Jalan agar Polisi Dapat Hidayah

Tak Terima Ditilang, Pengendara di Bima Berdoa di Tengah Jalan agar Polisi Dapat Hidayah

Regional
Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Regional
Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Regional
Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Regional
Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Regional
Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Regional
Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Regional
Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Regional
Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang 'Restorative Justice'

Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang "Restorative Justice"

Regional
Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Regional
Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Regional
'Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

"Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

Regional
Javanica Park di Muntilan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Javanica Park di Muntilan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Pemkot Padang Segera Gelar Operasi Pasar, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Pemkot Padang Segera Gelar Operasi Pasar, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Regional
Rekonstruksi Santri Dianiaya di Kediri, Pengacara Pelaku Sebut Tidak Ada Adegan Sudutan Rokok

Rekonstruksi Santri Dianiaya di Kediri, Pengacara Pelaku Sebut Tidak Ada Adegan Sudutan Rokok

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com