Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wilayah di NTT Ini Alami Lebih dari 60 Hari Tanpa Hujan

Kompas.com - 11/06/2022, 20:39 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


KUPANG, KOMPAS.com - Wilayah Rambangaru, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kekeringan ekstrem panjang yakni lebih dari 60 hari tanpa hujan.

Informasi itu disampaikan Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang Rahmatulloh Adji, kepada Kompas.com, Sabtu (11/6/2022) malam.

"Data itu kita dapatkan berdasarkan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut dasarian I pada 10 Juni 2022 di NTT," ujar Adji, Sabtu.

Baca juga: Aksi Nenek Rosadalima, Pedagang di Pasar Alok NTT Lawan Perampok hingga Tangan Terluka

Selain wilayah Rambangaru, lanjut Adji, ada juga dua wilayah lainnya di NTT yang juga mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat panjang antara 31-60 hari.

Dua wilayah itu kata dia, yaitu Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur dan Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang

Menurutnya, di Provinsi NTT pada umumnya berada pada kategori hari hujan dan hari tanpa hujan sangat pendek yakni 1-5 hari.

Dia menjelaskan, analisis curah hujan dasarian 1 bulan Juni, sebagian besar wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah yakni 0-50 mm, tetapi beberapa wilayah juga masih ada yang mengalami curah hujan tinggi dan sangat tinggi.

Baca juga: Dihapus pada 2023, Ribuan Honorer di Sikka NTT Disarankan Ikut Tes PPPK

Di sebagian kecil Kabupaten Kupang dan sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara mengalami curah hujan dengan kategori tinggi yakni 151 – 300 mm.

"Serta di sebagian kecil Kabupaten Sikka mengalami curah hujan dengan kategori sangat tinggi yakni 300 mm," ujar Adji.

Prakiraan hujan dasarian ke depan lanjut Adji, pada umumnya rendah, tapi beberapa wilayah diprakirakan akan mendapatkan curah hujan menengah hingga sangat tinggi.

Pihaknya kata Adji, secara rutin akan terus menyampaikan informasi terkait iklim di wilayah NTT, sehingga bisa diketahui masyarakat. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com