4 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Solo, Seorang Ibu Hamil Dilarikan ke RS

Kompas.com - 11/06/2022, 12:27 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun terjadi di atas Fly Over (jalan layang) Purwosari, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo Inspektur Polisi Satu (Iptu) Suharto mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan.

Baca juga: Resahkan Warga, Polisi Copot Plang Nama dan Panggil 5 Pengurus Khilafatul Muslimin Solo

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/6/2022), pukul 19.30 WIB. Kecelakaan itu sempat membuat lalu lintas di jalan layang tersendat karena proses evakuasi kendaraan.

Keempat kendaraan itu yakni, mobil Toyota Avanza AD 9458 TU, mobil Izuzu panter K 1624 DL, mobil Grand Livina AD 8667 UT, dan Elf AD 7053 BC.

"Semula keempat kendaraan sama-sama berjalan dari arah timur ke barat dengan posisi berurutan," jelas Iptu Suharto, Sabtu (11/6/2022).

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo ini menjelaskan, karena kendaraan paling belakang tidak memperhatikan kondisi jalan, sehingga menabrak kendaraan di depannya.

"Pada saat berjalan dari arah timur ke barat tidak memperhatikan situasi arus lalu-lintas di depannya sehingga ELF menabrak Grand Livina, selanjutnya kedorong ke depan menabrak Isuzu Panther, selanjutnya kedorong ke depan menabrak Toyota Avanza, maka terjadi kecelakaan lalu lintas," jelasnya.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pantauan Kompas.com, empat kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menepi di bahu jalan sisi kanan.

Kendaraan yang paling parah mengalami kerusakan dikemudikan warga berinisial HTK (29), asal Kelurahan Singgopuran, Kecamatan Kartosuro, Sukoharjo.

Tampak mobil Grand Livina berwarna hitam yang dikemudikan ibu hamil itu, ringsek bagian depan dan belakang. HTK syok karena mobilnya mengalami benturan cukup keras, airbag mobil itu pun langsung aktif.

"Adik saya habis pulang kerja mau pulang ke Kartasura nyetir sendiri. Sekarang dibawa ke Rumah Sakit JIH Solo, karena syok. Sedang hamil trimester awal. Semoga tidak apa-apa, ini masih dicek dokter," kata Kakak HTK, Rahmi (38), saat berada di lokasi kecelakaan.

Baca juga: Polresta Solo Copot Papan Nama Kantor Khilafatul Muslimin di Laweyan

Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza berinisial RAP (29), warga Kecamatan Jaten, Karanganyar, mengaku kecelakaan terjadi cukup cepat. Saat itu, arus kendaraan cukup padat.

"Saya rem dua kali, saya berhasil lolos tidak nabrak. Tapi dari belakang ada nyundul (nabrak). Tidak ada korban jiwa ini," kata RAP saat di lokasi kecelakaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

Regional
Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Regional
Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Regional
Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Regional
Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Regional
Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Regional
Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Regional
Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Regional
Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Regional
Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Regional
Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Regional
Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Regional
Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Regional
Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Regional
Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.