Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Nenek Rosadalima, Pedagang di Pasar Alok NTT Lawan Perampok hingga Tangan Terluka

Kompas.com - 10/06/2022, 19:50 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

MAUMERE, KOMPAS.com - Rosadalima Gaa (61), seorang pedagang di Kabupaten Sikka, NTT, berhasil selamat dari percobaan perampokan oleh seorang pria tak dikenal (OTK).

Peristiwa itu dialami Rosadalima di Pasar Alok, Kecamatan Alok, Sikka, Jumat (10/6/2022) sekitar pukul 03.00 Wita.

Rosadalima menuturkan, peristiwa itu bermula ketika semua penghuni pasar tidur lelap. OTK perlahan masuk ke kawasan pasar dan mematikan meteran listrik.

“Situasi pasar saat itu tiba-tiba gelap," cerita Rosadalima saat ditemui wartawan di Pasar Alok, Jumat.

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Kepala Sekolah di NTT yang Aniaya Guru Ditahan

Tak berselang lama orang tersebut masuk dan membuka kelambu tempat tidurnya. Rosadalima langsung sadar dan berusaha melawan.

"Dia pegang pisau sambil ayun ke saya. Terus saya berusaha pegang gagang pisau sambil teriak minta tolong," tuturnya.

Orang itu kemudian kabur, namun dua jari tangan kanannya mengalami luka akibat sabetan pisau.

Penghuni pasar yang mendengar teriakan berdatangan, lalu membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

"Tadi dua jari saya dijahit di rumah sakit. Sekarang sakitnya masih terasa,” katanya.

Baca juga: Pencuri Besi Proyek Pembangunan Polda Sulsel Ditangkap Setelah Ijab Kabul

Rosadalima mengaku tak sempat melihat wajah orang tersebut, karena gelap. Namun terduga pelaku berbadan kecil, memakai kaos merah, dan berambut keriting.

Menanggapi hal insiden itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe akan berkoordinasi dengan pihak pengelola pasar.

"Kita sudah sampaikan ke Dinas Perindagkop untuk pengamanan. Memang kita juga sesekali lakukan operasi di pasar itu, tetapi kejadiannya selalu dini hari," jelasnya.

Verdinando menduga ada komplotan yang melakukan aksi pencurian di tengah malam saat penghuni pasar tidur.

Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan melakukan operasi pasar pada jam tertentu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Regional
Ahli: 'Amicus Curiae' Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Ahli: "Amicus Curiae" Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Regional
Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Regional
Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Regional
Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Regional
Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Regional
21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

Regional
Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Regional
2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

Regional
Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Regional
Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung 'Food Estate'

Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung "Food Estate"

Regional
TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

Regional
Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Regional
Pemkab Blora Hibahkan Rp 7,3 M untuk Bangun Gedung Kejaksaan, Bupati: Bentuk Sinergitas

Pemkab Blora Hibahkan Rp 7,3 M untuk Bangun Gedung Kejaksaan, Bupati: Bentuk Sinergitas

Regional
Jalan Pasar Pahauman Landak Terendam Banjir, Lalu Lintas Antarkabupaten Terhambat

Jalan Pasar Pahauman Landak Terendam Banjir, Lalu Lintas Antarkabupaten Terhambat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com