Kompas.com - 10/06/2022, 18:47 WIB

KLATEN, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah menetapkan dua orang yang diduga pengurus Khilafatul Muslimin sebagai tersangka. Kedua tersangka tersebut adalah IM dan SW yang merupakan warga Kabupaten Klaten.

Tersangka IM sebagai amir/pimpinan Khilafatul Muslimin Wilayah Jawa Tengah. Ia membawahi wilayah Soloraya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kudus.

Sedangkan tersangka SW sebagai pimpinan Ummul Quro Kabupaten Klaten atau ketua cabang Khilafatul Muslimin Klaten.

"Hasil penyelidikan dan penyidikan, kami menetapkan dua orang (pengurus Khilafatul Muslimin) sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Eddy Suryana dalam konferensi pers di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pengurus Khilafatul Muslimin di Klaten

Guruh menyampaikan penetapan kedua tersangka dilakukan karena terbukti telah membuat struktur organisasi khilafah yang bertentangan dengan Pancasila.

"Kami sudah melaksanakan kegiatan penggeledahan rumah, dan juga kantor. Di mana, di sana terdapat barang-barang yang bisa dikatakan membuat struktur organisasi khilafah," kata Guruh.

"Dan kami pun sudah melakukan penyelidikan dan pendalaman di situ terdapat pamflet struktur organisasi mulai dari NII, JI dan juga struktural secara keseluruhan. Karena yang kami amankan ketua amir Jawa Tengah," sambungnya.

Kelompok Khilafatul Muslimin di Klaten sudah beroperasi sejak tahun 2009 sampai sekarang. Selama sekitar 13 tahun beroperasi, mereka berhasil merekrut sebanyak 400 hingga 500 pengikut di seluruh Jawa Tengah.

Mengenai sumber pendanaan kelompok tersebut, polisi masih melakukan pendalaman.

"Untuk pendanaan ini masih kita lakukan pendalaman," ungkap Guruh.

Adapun kedua tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 107 juncto 53 KUHP dengan ancaman hukum paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Begal Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Viral Video Begal Payudara di Tanah Mas Semarang, Polisi Buru Pelaku

Regional
Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Gara-gara Lubang Tambang, WN China di Kutai Kartanegara Dianiaya hingga Tewas

Regional
Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Soal Penyebab Kematian Ibu Rumah Tangga di Sumbawa, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat Lalu Dibakar

Dituduh Curi Ponsel, Remaja di Bengkulu Diikat Lalu Dibakar

Regional
524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

524 Guru Honorer Bengkulu yang Lulus Passing Grade Tak Diajukan Jadi PPPK

Regional
Oknum Guru Agama di Tarakan Dipolisikan, Diduga Cabuli Banyak Siswi SMK

Oknum Guru Agama di Tarakan Dipolisikan, Diduga Cabuli Banyak Siswi SMK

Regional
Honorer DPRD Buol Kaget Saldo Rekeningnya Berubah Jadi Rp 14,8 Triliun

Honorer DPRD Buol Kaget Saldo Rekeningnya Berubah Jadi Rp 14,8 Triliun

Regional
Sekda Flores Timur Diberhentikan dari Jabatannya Usai Ditahan oleh Jaksa karena Terseret Kasus Korupsi

Sekda Flores Timur Diberhentikan dari Jabatannya Usai Ditahan oleh Jaksa karena Terseret Kasus Korupsi

Regional
Suami di Banyumas Pelaku KDRT, Istri Pertama Disiram Air Keras, Istri Kedua Dipaksa Berhubungan Badan dengan Pria Lain

Suami di Banyumas Pelaku KDRT, Istri Pertama Disiram Air Keras, Istri Kedua Dipaksa Berhubungan Badan dengan Pria Lain

Regional
Sudah Pacaran Setahun Jadi Alasan Pria di Mamuju Ingin Damai dengan Penikamnya

Sudah Pacaran Setahun Jadi Alasan Pria di Mamuju Ingin Damai dengan Penikamnya

Regional
KesaI iPhone-nya Rusak, Seorang Pemuda Lepaskan Tembakan Airsoft Gun di Mal Palembang

KesaI iPhone-nya Rusak, Seorang Pemuda Lepaskan Tembakan Airsoft Gun di Mal Palembang

Regional
Kesal Diminta Antar ke Rumah Orangtua, Suami Siram Istri dengan Air Keras di Sumsel

Kesal Diminta Antar ke Rumah Orangtua, Suami Siram Istri dengan Air Keras di Sumsel

Regional
Kakek di Lombok Barat Aniaya Rekan Kerjanya, Sempat Berdebat Soal Pembuangan Material

Kakek di Lombok Barat Aniaya Rekan Kerjanya, Sempat Berdebat Soal Pembuangan Material

Regional
Hasil Otopsi Jenazah Penganiaya 'Driver' Ojol yang Tewas Dikeroyok, Banyak Luka di Bagian Kepala

Hasil Otopsi Jenazah Penganiaya "Driver" Ojol yang Tewas Dikeroyok, Banyak Luka di Bagian Kepala

Regional
24 Pedagang Sembako di Lampung Kena Tipu, Ribuan Kg Beras hingga Telur Dibawa Kabur Pelaku

24 Pedagang Sembako di Lampung Kena Tipu, Ribuan Kg Beras hingga Telur Dibawa Kabur Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.