Sosok Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois di Mata Ganjar: Petuah Mbah Dim Bikin Sejuk Hati Saya

Kompas.com - 10/06/2022, 18:33 WIB

KENDAL, KOMPAS.com - Kepergian kiai kharismatik asal Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, Dimyati Rois, meninggalkan banyak kesan bagi Ganjar Pranowo.

Ganjar yang datang melayat di rumah duka, di Kompleks Pondok Pesantren Al Fadhlu wal Fadhilah, Jagalan, Kaliwungu, mengaku merasa kehilangan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

KH Dimyati Rois wafat di Rumah Sakit Telogorejo Semarang, Jumat (10/6/2022) pukul 01.13 WIB.

Ganjar menuturkan, Mbah Dim, sapaan akrab KH Dimyati Rois, adalah sosok ulama yang mengayomi semua orang.

Baca juga: KH Dimyati Rois Wafat, Wapres: Indonesia Kehilangan Salah Satu Ulama Terbaik

Beliau juga selalu memberikan kesejukan dan menjadi panutan.

“Pasti kehilangan. Anda lihat, sedemikian banyak orang kumpul, tumplek blek, dan ini bukan Jawa Tengah saja, tapi se-Indonesia ada di sini,” kata Ganjar, Jumat.

Ganjar mengaku, dirinya memiliki banyak kenangan dengan almarhum Mbah Dim.

Salah satunya, saat Ganjar bersilaturahim ke rumah Mbah Dim.

Saat itu, ia bersama Mbah Dim berbicara banyak, seperti tidak ada jarak.

Meskipun dalam beberapa event politik, kata Ganjar, dirinya dan mbah Dim, tidak selalu sama.

 

“Kami seringkali bertemu untuk silaturahmi atau berdiskusi tentang berbagai persoalan. Saya ingat dan mendengarkan nasihat-nasihat dan petuah-petuah dari Mbah Dim, yang bikin sejuk hati saya,” ujar Ganjar.

Senada dengan Ganjar, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang juga menyempatkan diri untuk takziah, merasa kehilangan KH Dimyati Rois.

Baca juga: Ganjar Bakal Undang Warga Korea Rayakan HUT ke-72 Jateng di Bulan Agustus

 

Dia menuturkan, Mbah Dim adalah ulama besar yang menjadi panutan.

Gus Yasin menyebut, Mbah Dim meninggalkan pondok pesantren dan anak-anak yang akan terus berjuang meneruskan dan memajukan pondok pesantren. 

“Saya bersaksi beliau adalah ahli surga, kemarin beliau sudah memperlihatkan keceriaan, seolah-olah menerima tamu, menunggu malaikat untuk mengantarkan menghadap Allah SWT,” kata Gus Yasin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

146 CPNS dan PPPK Ambon Dapat SK Pengangkatan di HUT Kemerdekaaan

146 CPNS dan PPPK Ambon Dapat SK Pengangkatan di HUT Kemerdekaaan

Regional
Lomba Minum Kopi Hitam Meriahkan Peringatan HUT ke-77 RI di Banda Aceh

Lomba Minum Kopi Hitam Meriahkan Peringatan HUT ke-77 RI di Banda Aceh

Regional
Aksi Heroik Yayan, Siswa SD di Maros Panjat Tiang Bendera Saat Pengait Lepas: Saya Lakukan Demi Bangsa

Aksi Heroik Yayan, Siswa SD di Maros Panjat Tiang Bendera Saat Pengait Lepas: Saya Lakukan Demi Bangsa

Regional
Bebas Setelah Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Napi di Lumajang Ditangkap Lagi

Bebas Setelah Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Napi di Lumajang Ditangkap Lagi

Regional
Keistimewaan Pacu Jalur, Tradisi Kebanggan Kuantan Singingi Provinsi Riau

Keistimewaan Pacu Jalur, Tradisi Kebanggan Kuantan Singingi Provinsi Riau

Regional
Kronologi Kasat Lantas Polres Madiun Kota Emosi dan Copot Baju, Tuduh Wartawan Lecehkan Istrinya

Kronologi Kasat Lantas Polres Madiun Kota Emosi dan Copot Baju, Tuduh Wartawan Lecehkan Istrinya

Regional
Menara Pandang Tele: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Menara Pandang Tele: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Ini Motif Banyak Menyekap dan Memerkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil

Ini Motif Banyak Menyekap dan Memerkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil

Regional
Perempuan di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Keluarga Anggap Musibah

Perempuan di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Keluarga Anggap Musibah

Regional
Profil Kabupaten Buton

Profil Kabupaten Buton

Regional
Lapangan Becek, Sepatu Dua Anggota Paskibra di Ciamis Lepas, Lanjutkan Tugas Tanpa Alas Kaki

Lapangan Becek, Sepatu Dua Anggota Paskibra di Ciamis Lepas, Lanjutkan Tugas Tanpa Alas Kaki

Regional
Kota Bandung Kembali Lakukan Aksi '3 Menit untuk Indonesia' di HUT Kemerdekaan RI

Kota Bandung Kembali Lakukan Aksi '3 Menit untuk Indonesia' di HUT Kemerdekaan RI

Regional
Asal Usul Bendera Merah Putih Raksasa 3.000 Meter Persegi di Palembang, Dijahit Selama 5 Hari 5 Malam

Asal Usul Bendera Merah Putih Raksasa 3.000 Meter Persegi di Palembang, Dijahit Selama 5 Hari 5 Malam

Regional
Abah Lala Pencipta Lagu 'Ojo Dibandingke' Bangga Lagunya Viral hingga Dinyanyikan di Istana, Ini Maknanya

Abah Lala Pencipta Lagu 'Ojo Dibandingke' Bangga Lagunya Viral hingga Dinyanyikan di Istana, Ini Maknanya

Regional
Dipicu Salah Rangkul, Pawai 17 Agustus di Garut Ricuh, Simak Kronologinya

Dipicu Salah Rangkul, Pawai 17 Agustus di Garut Ricuh, Simak Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.