Kompas.com - 09/06/2022, 16:32 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Polisi di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menangkap tiga orang pria yang diduga merupakan pelaku pencurian anjing, Rabu (8/6/2022).

Ketiga terduga pelaku ini merupakan warga Kecamatan Wanea, Manado.

Modus kawanan pencurian anjing ini ternyata menggunakan mobil sewa atau rental, dan memakai pelat nomor palsu.

Baca juga: Tak Ada Bukti Kepemilikan, Laporan Kasus Anjing Dicuri dan Diseret Pemotor Ditolak Polsek hingga Polda Metro

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dalam kasus ini tiga orang pelaku ditangkap.

"Ketiga terduga pelaku yakni AT (24), SM (28) dan CT (31). Ketiganya diamankan Tim Patroli Rayon C Samapta Polresta Manado, Rabu (8/6/2022) sekitar pukul 04.15 Wita, di sekitar Jembatan Maesa, Kelurahan Perkamil, Manado," ujarnya, Kamis (9/6/2022).

Terungkapnya kasus pencurian anjing ini berawal dari laporan warga ke Polresta Manado.

Salah satu warga melapor ke polisi bahwa mobilnya ada yang disewa ketiga terduga pelaku, dan dicurigai akan melakukan aksi pencurian anjing.

"Kecurigaan tersebut bertambah dengan dimatikannya alat GPS yang berada di mobil oleh terduga pelaku, serta adanya informasi dari rekan-rekan pemilik mobil bahwa ketiga orang tersebut merupakan kawanan pencuri," kata Jules.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Patroli Rayon langsung bertindak dengan melakukan pencarian di sekitar Kota Manado, hingga akhirnya menangkap kawanan pencuri di sekitar Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua.

"Tim Patroli Rayon berhasil mencegat mobil yang dipakai para terduga pelaku saat berada di sekitar Jembatan Maesa Perkamil, dan benar saat mobil digeledah, polisi mendapatkan barang bukti sebanyak 12 ekor anjing yang sudah mati," kata Jules.

Selain mendapatkan 12 ekor anjing, Tim Patroli juga mendapatkan sejumlah barang bukti senjata tajam dan racun untuk membunuh anjing, serta beberapa plat nomor kendaraan.

"Saat dilakukan penggeledahan, polisi juga mendapatkan sejumlah barang bukti lainnya, yaitu dua pisau badik ,satu pedang, satu buah besi dengan panjang 70 sentimeter, dua buah senter, dan satu kantong plastik hitam berisi putas atau racun anjing," jelasnya.

"Selanjutnya ketiga pelaku digiring ke Mako Polresta Manado untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Sindikat Pencurian Anjing di Jayapura, Dijual Rp 500.000 Per Ekor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Regional
Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Regional
UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

Regional
Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Regional
Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Regional
Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Regional
Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Regional
Jokowi Janji Bangun 'Dayak Centre' di Kawasan IKN

Jokowi Janji Bangun "Dayak Centre" di Kawasan IKN

Regional
Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Regional
Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Regional
Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Regional
Polisi Selidiki Kasus Tanah Suparwi yang Dijadikan Jalan Tol Semarang-Demak tapi Belum Dibayar

Polisi Selidiki Kasus Tanah Suparwi yang Dijadikan Jalan Tol Semarang-Demak tapi Belum Dibayar

Regional
Arsenik Dipakai Meracuni 1 Keluarga di Magelang, Korban Tewas 30 Menit Usai Minum

Arsenik Dipakai Meracuni 1 Keluarga di Magelang, Korban Tewas 30 Menit Usai Minum

Regional
Padang Berlakukan Tilang Elektronik Berbasis HP Mulai 1 Desember

Padang Berlakukan Tilang Elektronik Berbasis HP Mulai 1 Desember

Regional
Satu Keluarga Tewas Diracun oleh Sang Anak di Magelang, Kepala Desa: Masih Enggak Percaya

Satu Keluarga Tewas Diracun oleh Sang Anak di Magelang, Kepala Desa: Masih Enggak Percaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.