Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mulai Tahun 2023, Ketua RT dan RW di Kota Semarang Dapat Jamsostek

Kompas.com - 08/06/2022, 17:19 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) akan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) untuk para ketua RT dan RW pada tahun anggaran 2023.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, RT dan RW mempunyai peran besar untuk membantu Pemerintah Kota Semarang.

"Untuk itu perlu adanya jaminan sosial untuk ketua RT dan RW untuk berjaga-jaga ketika mendapat musibah saat bertugas," jelasnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Tak Yakin Bisa Selamatkan Seluruh Honorer di Pemkot Semarang, Hendi Sarankan Cari Peluang Lain

Menurutnya, jaminan sosial menjadi hal penting untuk diberikan kepada ketua RT dan RW. Dia memprediksi, setelah 2045 akan banyak kelompok lanjut usia (lansia) di Kota Semarang.

"Untuk itu harus dipersiapkan dengan baik, salah satunya melalui jaminan sosial itu," kata dia.

Sampai saat ini, semua pegawai non-ASN di Kota Semarang juga sudah mendapatkan jaminan sosial tersebut. Ke depan, dia ingin ketua RT dan RW mendapatkan jaminan sosial yang sama.

"Mereka sudah mempunyai peran besar dan luar biasa," ucapnya.

Selain membuat jaminan sosial, dia juga membuat program dapur sehat untuk mengatasi stunting di Kota Semarang.

"Kegiatan untuk mengurangi stunting seperti ini harus didorong, melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang. Saya minta untuk fokus pada kegiatan penurunan stunting dengan melihat data yang tercatat tahun lalu sebesar 1.367 yang tersebar di 135 kelurahan," paparnya.

Sampai saat ini kurva di titik-titik stunting di Kota Semarang semakin baik. Ada 1.800 kasus stunting di Kota Semarang tetapi sebanyak 1.367 sebelumnya yang telah ditangani semakin membaik.

"Maka PR yang dimiliki oleh Pemkot Semarang semakin besar dan panjang. Ini menjadi PR bersama," katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan jika salah satu faktor penyebab stunting dikarenakan kurangnya pemahaman keluarga akan standar gizi yang sehat dan seimbang bagi anak.

"Faktor ekonomi bukanlah penentu utama terjadinya stunting pada anak," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Susi Air yang Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga Membawa 5 Penumpang dan 1 Pilot

Pesawat Susi Air yang Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga Membawa 5 Penumpang dan 1 Pilot

Regional
Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Regional
Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Regional
UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

Regional
Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Regional
Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Regional
KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

Regional
Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Regional
Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Regional
Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Regional
Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Regional
Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Regional
Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Regional
Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Regional
17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.