Pesta Pernikahannya Rusuh, Oknum Anggota TNI di Manokwari Lepas Tembakan, Tewaskan Adik Ipar

Kompas.com - 06/06/2022, 10:22 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com - Seorang oknum anggota TNI berinisial Sertu AFT melakukan penembakan yang berujung pada kematian adik ipar dalam acara pernikahannya, Sabtu (4/6/2022) pukul 23.45 WIT.

AFT diduga melepas tembakan untuk menenangkan situasi yang rusuh dalam acara pernikahannya yang digelar di Jalur 9 Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat tersebut.

Sertu AFT yang disebut-sebut sebagai Walpri Pangdam XVIII Kasuari itu mengeluarkan tembakan peringatan dari senjata api laras pendek jenis G2 Combat kaliber 9x19 mm dengan nomor senjata BG.

Baca juga: Oknum Anggota TNI di Manokwari Lakukan Penembakan Saat Pesta Pernikahannya, Adik Ipar Tewas

Kepala Desa Aimasi, Jimmy Otsinar mengatakan, peristiwa terjadi diduga karena ricuh saat hiburan musik berlangsung.

Dalam acara pernikahan itu memang digelar hiburan musik dangdut.

"Karena di Prafi ini kalau ada acara hiburan band atau orkes itu pasti rusuh, artinya anak-anak muda berkelahi iya biasa, pasti mabuk-mabuk," ujarnya, Minggu (6/6/2022).

Baca juga: Botol Minuman Keras Ditemukan di Mobil Hilux yang Tabrak 2 Motor di Manokwari, 3 Korban Kritis

Diduga hanya tembakan peringatan

Jimmy mengaku tidak berada di lokasi saat peristiwa penembakan terjadi.

"Saya tidak ada di TKP, saya pulang ke rumah sekitar pukul 22.00 WIT," kata Jimmy.

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, AFT yang merupakan mempelai pria hanya mencoba membuat suasana tenang dengan melepas tembakan peringatan.

"Saya mendapat informasi bahwa pengantin pria ini punya maksud baik, mencoba menenangkan masalah dengan mengeluarkan tembakan, namun karena ada yang menghalangi sehingga tembakan tersebut mengarah ke korban," paparnya.

Jimmy menyayangkan tidak adanya pemberitahuan tentang acara musik dangdut dalam pesta itu.

"Tidak ada pemberitahuan terkait acara pesta itu kepada kami, kalau pun ada kami tidak akan mengizinkan sebab banyak masalah yang timbul akibat dari miras, sebab anak-anak muda ini kalau miras baru berani," katanya.

Baca juga: Operator Forklift di Manokwari Jadi Tersangka, Tak Sengaja Melindas Rekan Kerja hingga Tewas

 

Anggota lain tertembak, adik ipar tewas

Usai terdengar suara letusan, terlihat anggota TNI lain, Sertu B tiba-tiba tergeletak di depan panggung dan mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri.

Lalu, korban lainnya RIB (16) yang merupakan adik ipar Sertu AFT mengalami luka tembak di dada hingga tergeletak di teras rumah orangtua korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Prafi, Iptu Irenius Hutauruk mengatakan masalah itu kini sedang ditangani Polisi Militer (POM) Kodam XVIII

"Sudah ditangani Pom Kodam," kata Kapolsek, Minggu (5/6/2022).

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Mabuk Saat Berkendara, Mobil Polda Papua Barat Masuk Parit

Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun korban RIB meninggal dunia.

Korban yang meninggal dalam peristiwa tersebut telah dimakamkan pada Sabtu pagi.

Sementara korban yang mengalami luka kini masih dirawat di rumah sakit.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Manokwari, Mohamad Adlu Raharusun | Editor: Pythag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Anggota Paskibra Jawa Tengah, Rindukan Keluarga dan Harus Disiplin Waktu

Kisah Anggota Paskibra Jawa Tengah, Rindukan Keluarga dan Harus Disiplin Waktu

Regional
Kapolda Sumbar Ancam Polisi 'Backing' Judi: Saya Tangkap

Kapolda Sumbar Ancam Polisi "Backing" Judi: Saya Tangkap

Regional
Puluhan Kambing Masuk ke Tanjungpinang Secara Ilegal, 9 Ekor Mati

Puluhan Kambing Masuk ke Tanjungpinang Secara Ilegal, 9 Ekor Mati

Regional
122 Kg Daging Olahan Asal Timor Leste Dimusnahkan di Perbatasan NTT

122 Kg Daging Olahan Asal Timor Leste Dimusnahkan di Perbatasan NTT

Regional
Kisah Sarijo, Pria asal Klaten Gowes Sepeda Kayu Raksasa Sambil Pakai Kostum Spiderman

Kisah Sarijo, Pria asal Klaten Gowes Sepeda Kayu Raksasa Sambil Pakai Kostum Spiderman

Regional
Ruang Rusak, Siswa SD di Banyumas Masuk Bergantian, Kadang Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Ruang Rusak, Siswa SD di Banyumas Masuk Bergantian, Kadang Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Regional
Bayi 2 Tahun Tewas di Kolam Septic Tank Penuh Air Saat Ibu Memasak

Bayi 2 Tahun Tewas di Kolam Septic Tank Penuh Air Saat Ibu Memasak

Regional
230 Pejudi Ditangkap di Sumbar, Polisi Pastikan Tak Ada Keadilan Restoratif

230 Pejudi Ditangkap di Sumbar, Polisi Pastikan Tak Ada Keadilan Restoratif

Regional
Kakek Penjual Mainan Keliling Cabuli 9 Anak Sudah 2 Tahun Beraksi, Diduga Masih Ada Korban Lain

Kakek Penjual Mainan Keliling Cabuli 9 Anak Sudah 2 Tahun Beraksi, Diduga Masih Ada Korban Lain

Regional
Pembangunan IKN, Kepala Otorita: Tidak Ada Korupsi, Tidak Ada Tender Main-main, Tidak Ada ”Arisan”

Pembangunan IKN, Kepala Otorita: Tidak Ada Korupsi, Tidak Ada Tender Main-main, Tidak Ada ”Arisan”

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Rp 6,2 Miliar Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Rp 6,2 Miliar Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Upacara HUT Ke-77 RI, Pendaki Gunung Merbabu Jalur Thekelan Bentangkan Bendera 100 Meter

Upacara HUT Ke-77 RI, Pendaki Gunung Merbabu Jalur Thekelan Bentangkan Bendera 100 Meter

Regional
17 Tahun Damai Aceh, Eks Kombatan GAM Serahkan Bendera Bulan Bintang ke Polisi

17 Tahun Damai Aceh, Eks Kombatan GAM Serahkan Bendera Bulan Bintang ke Polisi

Regional
Menilik Rumah Mewah Ferdy Sambo di Magelang yang Didatangi Tim Bareskrim, Harganya Disebut Miliaran Rupiah

Menilik Rumah Mewah Ferdy Sambo di Magelang yang Didatangi Tim Bareskrim, Harganya Disebut Miliaran Rupiah

Regional
Tak Berizin dan Timbulkan Polusi Bau, Warga Protes Usaha Pengolahan Bulu Ayam

Tak Berizin dan Timbulkan Polusi Bau, Warga Protes Usaha Pengolahan Bulu Ayam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.