Karhutla di Rokan Hulu Riau Meluas, Petugas Kekurangan Air untuk Pemadaman

Kompas.com - 05/06/2022, 12:33 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Menurut Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam, Kodim 0313/KPR Serma BK Tumanggor, luas lahan gambut yang terbakar sudah mencapai 10 hektar.

"Kebakaran meluas menjadi 10 hektar dari sebelumnya 5 hektar. Lahan yang terbakar merupakan gambut yang berisi tanaman sawit," sebut Tumanggor kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Minggu (5/6/2022).

Baca juga: Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Belum Diketahui, Polda Kaltim Tak Ingin Buru-buru

Dia mengatakan, prajurit TNI bersama Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api (MPA) dan pemadam dari perusahaan, masih berjibaku memadamkan api.

Selain dari darat, pemadaman juga dilakukan dari udara menggunakan satu unit helikopter water bombing.

Dengan adanya helikopter, tim darat cukup terbantu karena sumber air terbatas di lokasi karhutla.

"Sumber air yang terbatas membuat kami cukup kesulitan memadamkan api. Ditambah lagi cuaca yang sangat panas, angin kencang dan kedalaman gambut mencapai 50 sentimeter," akui Tumanggor.

Ia menambahkan, pemadaman karhutla di Desa Pauh sudah memasuki hari kelima.

"Hari ini kami masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan. Dan, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar," ujar Tumanggor.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu (4/6/2022).

Tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni dan BPBD cukup kesulitan memadamkan api di lahan gambut itu.

Menurut Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam, Kodim 0313/KPR Serma BK Tumanggor, pemadaman karhutla sudah memasuki hari keempat.

"Pemadaman dilakukan tim darat dan dibantu satu unit helikopter water bombing," kata Tumanggor kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Sabtu.

Baca juga: Diduga Oplos BBM hingga Sebabkan Kebakaran, Pasutri di Lhokseumawe Diburu Polisi

Ia menyebut, saat ini prajurit TNI bersama tim gabungan lainnya masih berjibaku memadamkan api.

Selain tim satgas karhutla, tambah dia, pemadam kebakaran dari sejumlah perusahaan turut membantu.

Memasuki hari keempat ini, dikatakan Tumanggor, luas lahan gambut yang terbakar sudah mencapai sekitar lima hektar.

"Lahan yang terbakar ini berisi tanaman sawit milik warga. Luas lahan yang terbakar sekitar lima hektar. Kami masih terus berupaya memadamkan api dan pendinginan," kata Tumanggor.

Terbatasnya sumber air, sambungan dia, menjadi kendala petugas dalam melakukan pemadaman.

Apalagi, kedalaman gambut sekitar 50 sentimeter.

"Kendala kami di lapangan, yaitu cuaca ekstrem, sumber air terbatas, gambutnya tebal, dan angin kencang yang membuat asap tebal di lokasi," sebut Tumanggor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Regional
Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Regional
6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

Regional
Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Regional
Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Regional
Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

Regional
Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Regional
Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.