Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga NTB, Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat Sampai 3 Hari ke Depan

Kompas.com - 04/06/2022, 19:08 WIB
Idham Khalid,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem selama 3 hari ke depan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peringatan dini tersebut terhitung sejak Sabtu (4/6/2022) hingga Senin (6/6/2022).

Adapun peringatan cuaca yang dikeluarkan BMKG yakni sebagian wilayah NTB diprediksi akan terguyur hujan lebat dan angin kencang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 4 Juni 2022: Pagi, Sore, Malam Cerah Berawan, Siang Hujan

"Waspadai hujan sedang lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang pada sebagian wilayah," kata Forecaster BMKG Bandara Internasional Lombok, Aprilia Mustika, dalam keterangan resminya, Minggu (4/6/2022).

Adapun wilayah yang terdampak cuaca pada tanggal 4 Juni 2022 yakni Kota Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara Sumbawa Barat, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Bima dan Dompu.

Kemudian pada tanggal 5 Juni wilayah yang diprediksi terdampak, Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Bima dan Dompu.

Sementara untuk tanggal 6 Juni 2022, cuaca tersebut diprediksi terjadi di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa dan Kabupaten Bima.

Atas fenomena tersebut BMKG mengimbau agar masyarakat, tetap waspada terhadap potensi terjadinya banjir dan bencana alam lainnya.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu tetap waspada dan berhati-hati dengan dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat petir, dan pohon tumbang," kata Aprilia.

Baca juga: Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Surabaya, Jatim Ini Penjelasan BMKG

Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitaran wilayah pesisir dihimbau untuk mewaspadai tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 2 meter.

Adapun potensi gelombang tinggi tersebut berada di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Selat Sape bagian Selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pelestarian Prosesi Adat Seumeuleung di Aceh Jaya

Pelestarian Prosesi Adat Seumeuleung di Aceh Jaya

Regional
Gunung Lewotobi Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 900 Meter

Gunung Lewotobi Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 900 Meter

Regional
Ketua Serikat Pekerja Buka Suara Soal Tuduhan PHK 8.000 Karyawan PT Sai Apparel Semarang

Ketua Serikat Pekerja Buka Suara Soal Tuduhan PHK 8.000 Karyawan PT Sai Apparel Semarang

Regional
Tak Ada SMA/SMK Negeri di Kedungtuban, Ketua PDI-P Blora Hibahkan Tanah Pribadi untuk Sekolah

Tak Ada SMA/SMK Negeri di Kedungtuban, Ketua PDI-P Blora Hibahkan Tanah Pribadi untuk Sekolah

Regional
Sederet Fakta Kasus Ayah Bunuh Balitanya di Serang Banten, Terungkap Motif dan Kronologinya

Sederet Fakta Kasus Ayah Bunuh Balitanya di Serang Banten, Terungkap Motif dan Kronologinya

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Eks Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon Jadi Tersangka Baru Korupsi SPPD

Eks Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon Jadi Tersangka Baru Korupsi SPPD

Regional
Posisi 'Treadmill' Membahayakan Diduga Jadi Penyebab Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gym

Posisi "Treadmill" Membahayakan Diduga Jadi Penyebab Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gym

Regional
Turun, Kasus 'Stunting' di Nunukan 15,8 Persen Sepanjang 2024

Turun, Kasus "Stunting" di Nunukan 15,8 Persen Sepanjang 2024

Regional
Lelah Tinggikan Rumah Berulang Kali, Warga Tambaklorok Senang Tanggul Rob Sepanjang 3,6 Km Dibangun

Lelah Tinggikan Rumah Berulang Kali, Warga Tambaklorok Senang Tanggul Rob Sepanjang 3,6 Km Dibangun

Regional
Bermain Judi 'Online' di Warung Kopi Banda Aceh, 19 Orang Ditangkap

Bermain Judi "Online" di Warung Kopi Banda Aceh, 19 Orang Ditangkap

Regional
Ingin Kuasai Harta, Anak Buah Bunuh Bos di Riau

Ingin Kuasai Harta, Anak Buah Bunuh Bos di Riau

Regional
Kesaksian Warga soal Tempat Judi 'Online' di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi "Online" di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com