Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2.000 Calon Jemaah Haji Jateng dan DIY Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Kompas.com - 02/06/2022, 13:46 WIB
Labib Zamani,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BOYOLALI, KOMPAS.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah mencatat sekitar 2.000 calon jemaah haji Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tertunda keberangkatannya pada tahun 2022 ini.

Koordinator Humas PPIH Asrama Haji Donohudan Boyolali Sarip Sahrul Samsudin mengatakan jumlah calon jemaah haji yang terdaftar pada 2022 ada 27.000-an orang.

Kemudian yang sudah melunasi pembayaran sekitar 17.000 orang. Namun adanya pembatasan kuota dan usia di bawah 65 tahun dari Pemerintah Arab Saudi, maka hanya 15.305 orang yang diberangkatkan tahun ini.

Adapun jumlah tersebut terdiri 13.868 calon jemaah haji dari Jawa Tengah dan 1.437 dari DIY.

"Kalau normalnya tahun 2022 itu sekitar 27.000 sekian orang. Seiring berjalan waktu yang melunasi sekitar 17.000 sekian. Tapi karena ada regulasi usia di bawah 65 tahun dan sebagainya diperolehkan angka 15.305 untuk Jateng dan DIY," kata Sarif di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Blora Gagal Berangkat ke Tanah Suci karena Ini

Menurut dia calon jemaah haji yang tertunda tersebut tetap akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah. Hanya saja masih akan menunggu kebijakan dari pemerintah.

"Terutama dari kebijakan dari Arab Saudi seperti apa. Apakah ada pembatasan usia lagi, atau tidak. Kita belum bisa menyampaikan karena menunggu koordinasi dan kebijakan Arab Saudi," terang dia.

Penyelanggaraan ibadah haji tahun 2022 berlangsung selama 29 hari dimulai dari tanggal 3 Juni sampai 14 Agustus 2022. Ada 43 kelompok terbang (kloter).

Kloter pertama dan kedua akan masuk ke Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat, 3 Juni 2022 dari Kabupaten Pati.

Kloter pertama ada sebanyak 360 orang, terdiri 355 calon jemaah haji, satu Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan empat petugas. Kemudian kloter kedua sebanyak 360 orang terdiri 342 calon jemaah haji Pati, 14 calon jemaah haji Jepara dan empat petugas.

Kloter pertama akan diterbangkan ke Tanah Suci pada Jumat (4/5/2022) pukul 00.30 WIB. Kemudian kloter kedua pukul 05.25 WIB.

"Prosesi pelepasan untuk kloter pertama dihadiri Bapak Gubernur Jateng (Ganjar Pranowo). Prosesi pelepasan dimulai pukul 21.00 WIB," kata Sarip.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com