Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Ende Saat Bertemu Jokowi: Aslinya Ganteng sekali, Putih Bersih

Kompas.com - 01/06/2022, 11:24 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

ENDE, KOMPAS.com - Anisa (45) berdiri di antara kerumunan ditemani sang buah hati, Aswar Ashari (9) di Pasar Bongawani Ende, Kabupaten Ende, NTT pada Rabu (1/6/2022).

Keduanya menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo dan ibu negara Iriana Jokowi sejak pukul 06.00 Wita.

"Tadi kami di Lapangan Pancasila tapi terlalu jauh. Sekarang kami tunggu Pak Presiden di pasar," ujar Anisa kepada Kompas.com.

Baca juga: Cerita Warga Ende Tunggu Jokowi dari Jam 3 Pagi, Mimpi Jabat Tangan Presiden Kandas karena Sandal Putus

Sebenarnya sejak semalam, ia bersama ratusan warga Ende sudah menemui Jokowi di Hotel Grand Wisata Ende, tempat sang predisen menginap. Namun ia belum puas. 

"Kami belum puas pak, mau bertemu lagi Pak Jokowi. Dia sangat merakyat pak," tutur dia.

Tak berapa lama, sekitar pukul 10.45 Wita, mobil Jokowi melintasi ruas jalan tempat dimana Anisa dan ribuan warga menunggu. Ia kemudian meneriaki nama presiden.

Menurutnya, Jokowi sangat istimewa bukan saja soal kesederhanaan dan pelayanan, tetapi ketampanannya.

"Selama ini kami hanya lihat di TV. Padahal aslinya ganteng sekali. Putih dan bersih sekali," ucapnya.

Baca juga: Jokowi Sebut Ende Kota Bersejarah Bagi Pancasila

Anastasia (35), warga lainnya berharap, suatu saat nanti Jokowi bisa kembali mengunjungi Kota Ende.

"Semoga Pak Jokowi tidak pernah bosan untuk datang lagi ke Ende," pintanya.

Sebagai informasi, usai menjadi inspektur upacara apel Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Ende, Jokowi mengunjungi Pasar Bongawani Ende.

Selanjutnya Jokowi akan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Regional
Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di 'Gangway' Pelabuhan Merak

Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di "Gangway" Pelabuhan Merak

Regional
Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Regional
Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Regional
Terjadi Kepadatan, 'One Way' Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Terjadi Kepadatan, "One Way" Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Regional
Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Regional
Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Regional
Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Regional
Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com