Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengaku Polisi, Kawanan Rampok Rampas Truk, Sopir dan Kernet Diikat Lalu Dibuang

Kompas.com - 01/06/2022, 09:29 WIB
Tri Purna Jaya,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kawanan rampok mengaku polisi saat merampas sebuah truk di siang hari bolong.

Sopir dan kernet truk diikat lalu dibuang sekitar 20 kilometer dari lokasi perampokan.

Kapolsek Sukarame Komisaris Polisi (Kompol) Warsito mengatakan, pelaku perampokan  berjumlah empat orang.

"Para pelaku sudah ditangkap," kata Warsito saat dihubungi, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Perampok Bersenjata Ikat Korban di Serang, Emas Batangan, Uang Rp 200 Juta, hingga Rokok Raib

Keempat pelaku yaitu, AL (37) warga Lampung Selatan, DD (37), NY (30), dan YR (30) warga Bandar Lampung.

Keempatnya ditangkap berurutan pada 27-28 Mei 2022 kemarin.

AL dan DD ditangkap saat menumpang kendaraan travel usai membawa truk hasil rampokan ke Jawa. Sedangkan NY dan YR ditangkap di penginapan yang menjadi lokasi kumpul kawanan tersebut.

Kronologi perampokan

Warsito menuturkan, perampokan itu terjadi pada Jumat (27/5/2022) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Soekarno-Hatta (bypass), di bawah flyover Transmart Bandar Lampung.

Mulanya korban, Agus Supriyadi (38) warga Lampung Timur dihubungi salah satu pelaku yang mengaku hendak menyewa truknya.

"Korban dihubungi oleh salah satu pelaku yang berpura-pura akan menggunakan jasa angkutan mobil korban untuk membawa muatan semangka," kata Warsito.

Baca juga: Mantan Kepala DLH Cilegon Banten Ditetapkan Tersangka Korupsi Pembangunan Depo Sampah

Pelaku mengajak korban bertemu di SPBU Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.

Dengan membawa truk Isuzu BE 8959 NC warna putih, korban mengajak serta Riski Cipta Adi (kernet) ke lokasi pertemuan.

Setelah menunggu, datang pelaku AL dan DD yang lalu memberitahu korban untuk pergi ke flyover Transmart tersebut.

Begitu sampai di bawah flyover, datang satu unit Avanza warna biru, tiga orang pelaku yang turun langsung menyuruh korban turun dari truk.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Gagalkan Aksi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri di Sumba Barat NTT

Polisi Gagalkan Aksi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri di Sumba Barat NTT

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Regional
300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com