Kasus PMK di Lombok Tengah Melonjak, 2.035 Hewan Ternak Terpapar

Kompas.com - 31/05/2022, 10:53 WIB


LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melonjak. 

Dari data Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, jumlahnya mencapai 2.035 kasus per 31 Mei 2022.

Angka ini melonjak dibandingkan 24 Mei 2022 dengan 1.285 kasus.

"Iya sepekan ini meningkat 750 kasus, data 24 Mei kemarin 1.285 kasus, kini bertambah menjadi 2.035 kasus," ungkap Kadis Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Taufikurrahman, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Pemancing di Lombok Timur Ditemukan Terapung di Keramba Udang

Kendati demikian, Taufik mengungkapkan bahwa tingkat persentase kesembuhan dari hewan terjangkit PMK mencapai 92 persen.

"Sampai hari ini yg masih sakit sejumlah 974 ekor, yang sudah sembuh 1.061 ekor. Kalau persentase berkisar 85-92 persen, tingkat kesembuhan sangat tinggi," kata Taufik.

Untuk tindakan, pihak Dinas Peternakan Lombok Tengah gencar melakukan pengobatan primer untuk memberikan vitamin kepada hewan yang terjangkit PMK tersebut.

"Kami masih dalam SOP penanganan awal, kita lakukan sekarang pengobatan infeksi sekunder, menguatkan tenaganya," kata Taufik.

Taufik mengimbau agar masyarakat membatasi atau mengisolasi hewan ternak yang terjangkit PMK dengan yang masih sehat.

Baca juga: Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak panik oleh hewan ternak yang terjangkit PMK hingga terpaksa menjual dengan harga murah.

"Ingat ini bisa disembuhkan, tingkat kesembuhan tinggi. Jadi warga jangan panik jual sapi dengan harga murah, mari kita atasi bersama PMK ini agar tidak terus menular," kata Taufik.

Disampaikan Taufik bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi ke pemerintah pusat, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk melaporkan perkembangan kasus PMK di Lombok Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Brasil Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Turun Jalan, Lalu Lintas Macet Total

Brasil Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Turun Jalan, Lalu Lintas Macet Total

Regional
Kejari Mukomuko Bengkulu Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bantuan Pangan Non-tunai

Kejari Mukomuko Bengkulu Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bantuan Pangan Non-tunai

Regional
2 Petani Aceh Nekat Selundupkan Sabu Via Bandara Soekarno Hatta, Modusnya Dimasukan ke Dalam Anus

2 Petani Aceh Nekat Selundupkan Sabu Via Bandara Soekarno Hatta, Modusnya Dimasukan ke Dalam Anus

Regional
Nyabu Bareng Perempuan di Kosan, Oknum Polisi di Banten Terancam Dipecat dan Dipenjara

Nyabu Bareng Perempuan di Kosan, Oknum Polisi di Banten Terancam Dipecat dan Dipenjara

Regional
Sumba Barat Daya NTT Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,3

Sumba Barat Daya NTT Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,3

Regional
Mantan Pejabat Senior Pertamina Balongan Dituntut 8 Tahun Penjara Terkait Korupsi Proyek Software

Mantan Pejabat Senior Pertamina Balongan Dituntut 8 Tahun Penjara Terkait Korupsi Proyek Software

Regional
[POPULER REGIONAL] Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang | Tragedi Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang

[POPULER REGIONAL] Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang | Tragedi Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang

Regional
Cerita Kepala Kejari Bandar Lampung, Kantornya Pernah Kemalingan Justru Beri Pelaku Restorative Justice

Cerita Kepala Kejari Bandar Lampung, Kantornya Pernah Kemalingan Justru Beri Pelaku Restorative Justice

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 06 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 06 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah Berawan

Regional
Sungai Alami Pendangkalan Akibat Bendungan Bener, Ratusan Warga Purworejo Demo

Sungai Alami Pendangkalan Akibat Bendungan Bener, Ratusan Warga Purworejo Demo

Regional
Gelar Open House, Pemerintah DIY Kenalkan Visi Misi Pancamulia Gubernur DIY

Gelar Open House, Pemerintah DIY Kenalkan Visi Misi Pancamulia Gubernur DIY

Regional
Ada di Antara Sesar Telomoyo dan Rawa Pening, Salatiga Terancam Tsunami Rawa

Ada di Antara Sesar Telomoyo dan Rawa Pening, Salatiga Terancam Tsunami Rawa

Regional
Tangani 3.174 Balita Stunting, Bupati Sikka: Setiap Hari, Anak Harus Konsumsi Minimal 1 Telur Ayam

Tangani 3.174 Balita Stunting, Bupati Sikka: Setiap Hari, Anak Harus Konsumsi Minimal 1 Telur Ayam

Regional
Pernikahan Kaesang-Erina di Solo dan Yogyakarta Libatkan 7.500 Personel

Pernikahan Kaesang-Erina di Solo dan Yogyakarta Libatkan 7.500 Personel

Regional
Syarat Anggota DPD Babel Terendah di Indonesia, Minimal Setorkan 1.000 KTP

Syarat Anggota DPD Babel Terendah di Indonesia, Minimal Setorkan 1.000 KTP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.