Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demi Suami Berobat ke Indonesia, Seorang Warga Malaysia Nekat Lewat Jalur Ilegal

Kompas.com - 31/05/2022, 09:42 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Seorang wanita berkewarganegaraan Malaysia, HNW (34), diamankan petugas Imigrasi di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (30/5/2022mengungkapkan, wanita beralamat di Batu 6, Jalan Silam, Sapagaya, 91100, Lahad Datu, Sabah-Malaysia tersebut, baru turun dari KM Thalia yang tiba dari Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

‘’Yang bersangkutan diketahui melakukan perjalanan dari Pare-Pare menuju Nunukan menggunakan Kapal KM Thalia. Dia tiba pada Senin 30 Mei 2022, Pukul 07.30 Wita, dan rencananya akan kembali ke Tawau menggunakan jalur ilegal Aji Kuning, Pulau Sebatik,’’ ujarnya, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: 9 Karung Daging Ilegal Asal Malaysia Diamankan di Perbatasan

Washington menuturkan, HNW masuk ke Indonesia bersama dengan suaminya Ishak Bin Suhadi, yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Pare Pare.

Keduanya masuk Nunukan melalui jalur ilegal daerah hutan bakau di pesisir Pulau Sebatik. Kemudian menuju Pelabuhan Speedboat Bambangan dan berlanjut ke Pelabuhan Aji Putri, Nunukan.

Keduanya lalu melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Tunon Taka, dan berangkat menuju Bulukumba melalui Pare-Pare menggunakan KM Queen Soya.

‘’Yang bersangkutan mengaku diarahkan pengurus (calo/tekong), untuk menghindari pemeriksaan identitas yang dilakukan petugas terhadap penumpang domestik di Pelabuhan Tunon Taka. Itulah mengapa keduanya bisa berangkat ke Sulawesi Selatan,’’ lanjutnya.

Demi suami berobat nekat lewat jalur ilegal

Washington mengungkapkan HNW datang ke Indonesia untuk melakukan pengobatan tradisional di Bulukumba atas penyakit yang di derita suaminya. Selama berobat, Hanawiyah tinggal di rumah keluarga suami di Bulukumba sekitar 12 hari.

HNW memutuskan untuk lebih dulu pulang ke Malaysia lantaran pengobatan suami butuh waktu lama. Dia pun menuju Nunukan untuk melintas masuk kembali ke Lahad Datu, Malaysia melalui jalur yang sama.

Saat diamankan, petugas menemukan Paspor dengan nomor H54904445 milik HNW dengan masa berlaku sampai 10 Mei 2027. Namun, tidak ditemukan bukti cap keluar Malaysia dan cap masuk Indonesia.

"Ini membuktikan dia masuk ke Indonesia tanpa melalui pemeriksaan pejabat Imigrasi. Dari pengakuan, yang bersangkutan terpaksa menempuh jalur illegal karena suaminya tidak memiliki passport," jelas Washington.

HNW dikenakan Pasal 75 ayat (1) Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

‘’Kami lakukan pendetensian terhadap yang bersangkutan di ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan. Kami juga melaksanakan penyelidikan tentang dugaan tindak pidana keimigrasian Pasal 119 ayat (1) dan/atau Pasal 113 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,’’ kata Washington.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Titi Wati Penderita Obesitas Meninggal Dunia, Dokter Sebut Pasien Alami Infeksi Saluran Kemih

Titi Wati Penderita Obesitas Meninggal Dunia, Dokter Sebut Pasien Alami Infeksi Saluran Kemih

Regional
Mengaku Beri 'THR' ke Eks Rektor Unila, Dekan FMIPA Dimarahi Hakim

Mengaku Beri "THR" ke Eks Rektor Unila, Dekan FMIPA Dimarahi Hakim

Regional
Pipa Minyak di Siak Riau Meledak, 1 Pekerja Tewas dan 4 Terluka

Pipa Minyak di Siak Riau Meledak, 1 Pekerja Tewas dan 4 Terluka

Regional
Kondisi Pasca-Pembakaran Pabrik Sawit di Way Kanan, Tokoh Adat Bantu Tenangkan Warga

Kondisi Pasca-Pembakaran Pabrik Sawit di Way Kanan, Tokoh Adat Bantu Tenangkan Warga

Regional
Selain Mengaku Jadi Kepala Sekretariat Kepresidenan, Warga Demak Ini Diketahui Menggunakan Ijazah Palsu

Selain Mengaku Jadi Kepala Sekretariat Kepresidenan, Warga Demak Ini Diketahui Menggunakan Ijazah Palsu

Regional
4 Babi Bantuan Kementan untuk Ende Mati di Nagekeo, Diduga akibat Flu Babi Afrika

4 Babi Bantuan Kementan untuk Ende Mati di Nagekeo, Diduga akibat Flu Babi Afrika

Regional
Evakuasi Titi Wati Penderita Obesitas, Tagana Harus Potong Kasur dan Gunakan Pikap untuk Bawa ke RS

Evakuasi Titi Wati Penderita Obesitas, Tagana Harus Potong Kasur dan Gunakan Pikap untuk Bawa ke RS

Regional
Komplotan Perampok Satroni Rumah Warga di Lampung, Korban Dipukul Senpi Saat Minta Tolong

Komplotan Perampok Satroni Rumah Warga di Lampung, Korban Dipukul Senpi Saat Minta Tolong

Regional
Gibran Enggan Ungkap Pesan yang Diberikan Megawati Untuknya: Rahasia

Gibran Enggan Ungkap Pesan yang Diberikan Megawati Untuknya: Rahasia

Regional
Titi Wati, Penderita Obesitas di Palangkaraya, Meninggal Dunia karena Sakit

Titi Wati, Penderita Obesitas di Palangkaraya, Meninggal Dunia karena Sakit

Regional
Foto Viral Warga Demak Mengaku Jadi Kasetpres hingga Gelar Syukuran di Semarang

Foto Viral Warga Demak Mengaku Jadi Kasetpres hingga Gelar Syukuran di Semarang

Regional
Direktur Bank di Boyolali Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Mulutnya Mengeluarkan Darah

Direktur Bank di Boyolali Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Mulutnya Mengeluarkan Darah

Regional
Pemkab Flores Timur Berhentikan 2.859 Tenaga Honorer

Pemkab Flores Timur Berhentikan 2.859 Tenaga Honorer

Regional
Bertemu Suporter Persib Bandung dan PSIS Semarang, Ganjar Usul Diadakan Kongres Antar-suporter

Bertemu Suporter Persib Bandung dan PSIS Semarang, Ganjar Usul Diadakan Kongres Antar-suporter

Regional
Siswa SD di Bangka Nyaris Diculik, Ada Minibus Hitam Menghampiri

Siswa SD di Bangka Nyaris Diculik, Ada Minibus Hitam Menghampiri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.