Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angkot yang Dikemudikan Anggota TNI Tabrak Motor di Ambon, 1 Tewas

Kompas.com - 30/05/2022, 21:16 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com- Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang ibu rumah tangga bernama Yubelinda Nanlohy (65). Korban yang saat itu sedang dibonceng keluarganya di atas motor ditabrak mobil angkutan kota (angkot) yang dikemudikan oleh HP (38) di turunan Jalan Piere Tandean di kawasan Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Senin (30/5/2022) petang sekira pukul 17.40 WIT.

HP yang mengemudikan angkot itu diketahui merupakan seorang prajurit TNI yang bertugas di Satuan Provos Dodikjur Rindam Kodam XVI Pattimura berpangkat kopral kepala atau kopka.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo mengatakan, insiden kecelakaan itu bermula saat sepeda motor yang dikendarai Braim Jerico Nanlohy yang berboncengan dengan Yubelinda Nanlohy melintas dari arah Desa Latta menuju arah Galala.

Baca juga: Kompor Tiba-tiba Terbakar, Karyawan dan Pengunjung Rumah Kopi di Ambon Panik Berhamburan

Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor itu tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh angkot yang dikemudikan oleh Kopka HP.

Akibat insiden itu, pengendara motor dan Yubelinda Nanlohy yang menjadi korban tewas terjatuh dari atas sepeda motor. Korban tewas menderita pata rusuk dan luka robek di bagian wajah dan kepala.

“Korban mengalami patah rusuk dan luka robek di bagian wajah, kemudian dilarikan ke rumah sakit,” kata Moyo Utomo kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga: Sebuah Angkot di Maluku Tenggara Ludes Terbakar, Polisi: Diduga Arus Pendek

Dia menjelaskan, warga yang menyaksikan kecelakaan itu kemudian mengangkat kedua korban dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Lantamal Ambon untuk menjalani perawatan medis. Namun, sesampai di rumah sakit, korban atas nama Yubelinda Nanlohy menghembuskan napas terakhirnya.

“Melihat kejadian tersebut warga yang berada di TKP langsung melarikan pengendara dan  boncengan menuju ke RS Lantamal Ambon untuk mendapatkan penanganan medis, namun setibanya di rumah sakit, boncengan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada ke PSI, Sekda Kota Semarang Ungkap Alasannya

Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada ke PSI, Sekda Kota Semarang Ungkap Alasannya

Regional
Umat Buddha di Candi Borobudur Lantunkan Doa Perdamaian Dunia, Termasuk untuk Palestina

Umat Buddha di Candi Borobudur Lantunkan Doa Perdamaian Dunia, Termasuk untuk Palestina

Regional
Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Regional
Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Regional
Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Regional
Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Regional
Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Kilas Daerah
Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Regional
Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Regional
Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Regional
Soal 'Study Tour', Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Soal "Study Tour", Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Regional
Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Regional
Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Regional
Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Regional
Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com