Kompas.com - 30/05/2022, 19:32 WIB

 

BATAM, KOMPAS.com - Kedai kopi Coyong Good Morning di Komplek Dian Center Blok D Nomor 15, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (28/5/2022) malam digerebek polisi.

Penggerebek yang dilakukan Unit I Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang ini turut mengamankan salah satu bandar aplikasi judi online.

Tidak saja bandar, bahkan polisi juga mengamankan delapan orang lainnya terdiri dari pemain dan saksi yang ada kaitannya dengan judi online tersebut.

Baca juga: Tak Terima Diberhentikan, Mantan Sekuriti di Batam Bobol Brankas Supermarket

 

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Rahman mengatakan, pelaku yang diamankan inisial AME (32) diduga sebagai bandar, sementara pelaku yang berstatus pemain berinisial HN dan berinisial H serta sejumlah saksi.

Ketiga pelaku ini tertangkap tangan tengah melakukan transaksi jual beli chip di kedai kopi tersebut.

"Terungkapnya kasus ini setelah personel kami melakukan penyelidikan dengan cara menyamar sebagai pembeli chip di warung tersebut," kata Rahman saat menggelar konfrensi pers, Senin (30/5/2022).

Baca juga: WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan sementara pelaku inisial AME, selain sebagai bandar, dirinya juga merupakan kasir di kedai tersebut.

Bahkan dalam sebelum, pelaku inisial AME mengaku mampu mengantongi uang hingga Rp 15 juta dari hasil penjualan chip aplikasi judi online tersebut.

"Pengakuannya Rp 15 juta per bulannya, 1 Bilion chip dijual Rp 65 ribu dan dari penjualan itu pelaku mendapatkan keuntungan bersih Rp 5.000," jelas Rahman.

Rahman menambahkan, penjualan chip ini juga dilakukan setiap harinya

Ia mengatakan, para pelaku dapat dijerat Pasal 303 ayat 1 ke-3e KUHP juncto Pasal 303 ayat 1 ke-2 KUHP juncto Pasal 27 ayat 2 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Tahun 2008 tentang ITE junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan, sejumlah saksi juga masih kami mintai keterangannya," pungkas Rahman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Pamerkan Desain Kaus 'Jersey' Buatan Anak Difabel untuk Tour de Borobudur XXII

Ganjar Pamerkan Desain Kaus "Jersey" Buatan Anak Difabel untuk Tour de Borobudur XXII

Regional
'Driver' Ojol yang Sempat Jadi Tersangka Pengeroyokan Pemukul Rekannya Kini Berstatus Saksi, Ini Alasannya...

"Driver" Ojol yang Sempat Jadi Tersangka Pengeroyokan Pemukul Rekannya Kini Berstatus Saksi, Ini Alasannya...

Regional
Usai Minum Miras Bersama, Pemuda di Kupang Tikam Rekannya hingga Terluka Parah

Usai Minum Miras Bersama, Pemuda di Kupang Tikam Rekannya hingga Terluka Parah

Regional
Warga Kampung Dingin di Kutai Barat Kaltim Tahan Ratusan Truk Bermuatan Batu Bara Ilegal

Warga Kampung Dingin di Kutai Barat Kaltim Tahan Ratusan Truk Bermuatan Batu Bara Ilegal

Regional
Jokowi Bakal Berkunjung November, Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara di Sulteng Mulai Dikebut

Jokowi Bakal Berkunjung November, Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara di Sulteng Mulai Dikebut

Regional
KPK Tawarkan Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta, Ini Jawaban Tim Hukum Gubernur Papua

KPK Tawarkan Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta, Ini Jawaban Tim Hukum Gubernur Papua

Regional
Duduk Perkara Tabungan Honorer DPRD Buol Capai Rp 14,8 Triliun, Ternyata Pihak Bank Salah Cetak

Duduk Perkara Tabungan Honorer DPRD Buol Capai Rp 14,8 Triliun, Ternyata Pihak Bank Salah Cetak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nenek 71 Tahun Jadi Tersangka Kecelakaan di Sukabumi | Cerita Aliwafa Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda

[POPULER NUSANTARA] Nenek 71 Tahun Jadi Tersangka Kecelakaan di Sukabumi | Cerita Aliwafa Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah Berawan Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul 'Driver' Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul "Driver" Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Regional
KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

Regional
Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan 'Billboard': Tolong Kembalikan Uang Kami!

Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan "Billboard": Tolong Kembalikan Uang Kami!

Regional
Jadi Jalur Alternatif, Pengelola Jembatan Bambu di Sukoharjo Diminta Utamakan Keselamatan Pengguna

Jadi Jalur Alternatif, Pengelola Jembatan Bambu di Sukoharjo Diminta Utamakan Keselamatan Pengguna

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.