Menghilang 20 Hari, Dokter Faisal Bikin KK Palsu dan Jadikan Teman Wanitanya Berstatus Istri

Kompas.com - 28/05/2022, 05:49 WIB

TOLITOLI, KOMPAS.Com – Pihak Kepolisan Resort Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil mengungkap motif di balik kasus menghilangnya dokter Faisal Kanang (43) selama 20 hari. Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa mengungkapkan dokter Faisal sengaja meninggalkan keluarga dan pekerjaannya demi seorang perempuan yang dicintainya.

Di hadapan penyidik, dokter Faisal mengaku sengaja meninggalkan keluarganya karena sudah ada kerenggangan dalam rumah tangga dan tempat pekerjaannya selama ini.

"Meski tidak dijelaskan apa penyebab kerenggangan dalam rumah tangganya. Namun dokter Faisal mengaku jika hubungannya dengan perempuan berinisial HS (42) yang ditangkap dengannya dalam kamar sebuah penginapan di Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol itu sudah pernah diketahui pihak keluarga dan istrinya pada tahun 2018 lalu. Namun saat itu telah diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Ridwan Raja Dewa di Mapolres pada Jumat (27/5/2022).

Baca juga: Diduga Masalah Rumah Tangga, Pemicu Dokter Faisal Sengaja Buat Aksi Menghilangkan Diri

Dia menjelaskan secara rinci kronologis awal dokter Faisal meninggalkan keluarganya. Dia mengatakan hilangnya dokter Faisal bermula adanya kabar kecelakaan lalu lintas pada 6 Mei 2022 lalu, di jalan antara Desa Lingadan dan Desa Kapas, Kabupaten Tolitoli.

Menurutnya, dokter Faisal membuat drama dengan mengaku kecelakaan disambar kendaraan yang tidak diketahuinya. Lalu dokter Faisal menumpang sebuah kendaraan roda empat menuju arah Barat Kabupaten Tolitoli.

"Saat pertama pencarian kami memang sudah mendapatkan informasi kalau dokter Faisal menuju arah Kabupaten Buol. Berdasarkan informasi tersebut, pihak Polres Tolitoli terus mengembangkan pencarian. Pada 25 Mei 2022, termonitor di daerah Tomini, Kabupaten Parigi Moutong," tuturnya. 

"Dari Moutong dokter Faisal kembali ke Tolitoli untuk menjemput perempuan HS, sebelum akhirnya ditangkap di sebuah penginapan Kecamatan Paleleh," jelasnya. 

Tidak hanya pandai membuat drama, Kepolisian Resort Tolitoli menyebut dokter Faisal juga memalsukan identitasnya. Dalam Kartu Keluarga (KK) yang ikut disita dan dijadikan barang bukti, tercatat dokter Faisal sebagai suami, sementara HS sebagai istri.

Pihak Kepolisian memastikan selama dalam pemeriksaan, dokter Faisal dinilai tidak jujur dalam memberikan keterangan. Pasalnya semua pernyataan yang disampaikan tidak sesuai fakta.

Misalnya saja dokter Faisal mengaku bahwa kejadian pada 6 Mei 2022 lalu adalah sebuah kecelakaan. Sementara dari hasil penyelidikan polisi dilokasi dipastikan itu sebuah rekayasa berdasarkan bukti yang ada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerbangan Langsung Solo-Luar Negeri Jadi Pembahasan Serius Sandiaga Uno dan Gibran

Penerbangan Langsung Solo-Luar Negeri Jadi Pembahasan Serius Sandiaga Uno dan Gibran

Regional
Rajin Ajar Mengaji dan Sisihkan Gaji untuk Anak Tidak Mampu, Bripka Ibnu Sina Dapat Hadiah Umroh

Rajin Ajar Mengaji dan Sisihkan Gaji untuk Anak Tidak Mampu, Bripka Ibnu Sina Dapat Hadiah Umroh

Regional
Bocah 14 Tahun di Maros Dikabarkan Diculik Telah Pulang ke Orangtuanya

Bocah 14 Tahun di Maros Dikabarkan Diculik Telah Pulang ke Orangtuanya

Regional
Pembangunan IKN Dimulai, Material Mulai Berdatangan, Ops Nusantara Lakukan Pengamanan

Pembangunan IKN Dimulai, Material Mulai Berdatangan, Ops Nusantara Lakukan Pengamanan

Regional
Diduga Depresi, Seorang Pria Naik di Atap Masjid Selama Delapan Jam

Diduga Depresi, Seorang Pria Naik di Atap Masjid Selama Delapan Jam

Regional
Kronologi Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk Rata dengan Tanah

Kronologi Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk Rata dengan Tanah

Regional
Aksi Mogok Kapal Perbatasan Indonesia-Malaysia Berakhir: Kami Mengalah, Niat Kami Bukan Membuat Nunukan Bergejolak

Aksi Mogok Kapal Perbatasan Indonesia-Malaysia Berakhir: Kami Mengalah, Niat Kami Bukan Membuat Nunukan Bergejolak

Regional
Profil Provinsi Papua Tengah

Profil Provinsi Papua Tengah

Regional
Cemburu Berujung Peluru, Juragan Rongsokan di Sidoarjo Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Cemburu Berujung Peluru, Juragan Rongsokan di Sidoarjo Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Regional
Pemutihan Pajak Kendaraan Bemotor di Jabar Dimulai, Simak Syarat dan Ketentuannya

Pemutihan Pajak Kendaraan Bemotor di Jabar Dimulai, Simak Syarat dan Ketentuannya

Regional
Pria di Palembang Nekat Lompat ke Sungai Musi, Diduga karena Ribut dengan Orangtua

Pria di Palembang Nekat Lompat ke Sungai Musi, Diduga karena Ribut dengan Orangtua

Regional
Masuk ke Timor Leste Tanpa Paspor untuk Melayat Orangtua Meninggal, 2 Warga NTT Dideportasi

Masuk ke Timor Leste Tanpa Paspor untuk Melayat Orangtua Meninggal, 2 Warga NTT Dideportasi

Regional
Korsleting, Rumah Ngatimah Roboh Terbakar

Korsleting, Rumah Ngatimah Roboh Terbakar

Regional
Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK, Ketua Satgas KPBS: Saya Harap Sapi yang Mati Bisa Diganti

Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK, Ketua Satgas KPBS: Saya Harap Sapi yang Mati Bisa Diganti

Regional
Demi Judi Online, Pemuda di Lampung Mencuri Sepeda Motor dan Jadi Penadah

Demi Judi Online, Pemuda di Lampung Mencuri Sepeda Motor dan Jadi Penadah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.