Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu CPNS Pemkot Serang Mengundurkan Diri karena Tidak Diizinkan Istri

Kompas.com - 27/05/2022, 10:49 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 105 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 yang telah lolos seleksi mengundurkan diri.

Salah satunya, CPNS berinsial Da. Ia mengundurkan diri dari Pemerintah Kota Serang, Banten.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Serang, R Hudan Muchtadi membenarkan ada satu orang CPNS yang telah dinyatakan lulus tapi mengundur diri.

"Ada satu orang CPNS mengundurkan diri formasi umum dengan jabatan analis angkutan darat Dinas Perhubungn," kata Muchtadi saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (27/5/2022).

Baca juga: Selain CPNS, Ratusan PPPK Guru dan Puluhan PPPK Nonguru Mengundurkan Diri

Diungkapkan Muchtadi, alasan yang bersangkutan mengundurkan dari karena tidak diizinkan oleh istrinya.

Berdasarkan penuturan kepada Muchtadi, saat ini sang istri masih bekerja di Bekasi dan tidak ingin pindah ke Kota Serang ikut dan jauh-jauh dari suaminya.

"Sampai pada penetapan kelulusan pasca-sanggah, beliau menghadap tidak meneruskan proses karena setelah diskusi dengan istrinya mereka tidak mau pindah ke Serang (atau pisah sementara) karena istrinya masih bekerja di Bekasi," ungkap Muchtadi.

Padahal, lanjut Muchtadi, dirinya sudah berupaya dan membujuk kepada yang bersangkutan untuk meneruskan proses CPNS-nya.

Namun, setelah berdiskusi panjang yang bersangkutan tetap pada keputusannya untuk mengundurkan diri.

"Beliau sudah membaca peraturan pusat terkait proses pengadaan. Dan saat proses tersebut masih diperkenankan mengundurkan diri," ujarnya.

1 CPNS Tidak Memenuhi Syarat

Sementara itu, salah satu CPNS dengan jabatan penata laporan keuangan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Jadi Calo CPNS, Seorang ASN Pemprov Kalbar Ditangkap Polisi

Dikatakan Muchtadi, CPNS berinsisal An tidak memenuhi syarat karena masih tercantum sebagai CPNS di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Memang tahun 2018 beliau telah mengundurkan diri dari CPNS di Kemenkumham," ujar Muchtadi.

Namun, proses pengunduran dirinya belum dilakukan, sehingga namanya ditolak oleh sistem saat membuat nomor induk pegawai (NIP).

"Karena CPNS tidak boleh ikut seleksi CPNS," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Regional
Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Regional
2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

Regional
1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

Regional
Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Regional
2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

Regional
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Regional
Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Regional
Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Regional
Pemilu Susulan di Demak: Demi 'Nyoblos', Banjir Pun Diterobos

Pemilu Susulan di Demak: Demi "Nyoblos", Banjir Pun Diterobos

Regional
Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Regional
Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Regional
Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Regional
Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com