Kompas.com - 26/05/2022, 21:26 WIB

KOMPAS.com - Pulau Weh terletak di bagian utara daratan Aceh.

Pulau ini merupakan salah satu dari 111 pulau kecil terluar Negara Republik Indonesia yang terletak di Laut Andaman, Utara Aceh.

Pulau Weh dijuluki surga di ujung barat Indonesia, karena keindahan alamnya yang menjadi megnet wisata terutama turis mancanegara.

Sejarah Pulau Weh

Pulau Weh terletak di ujung barat Indonesia. Pulau "Weh" disebut juga "We".

Kota Sabang sebagai pintu gerbang ujung barat Indonesia terletak di Pulau Weh, maka banyak orang menyebut Pulau Weh sebagai Pulau Sabang.

Pulau Weh berasal dari bahasa Aceh "Weh" yang artinya pindah.

Menurut sejarah yang beredar, mulanya Pulau Weh merupakan satu kesatuan dengan Pulau Sumatera. Diperkirakan karena adanya gunung meletus, maka Pulau Weh terpisah dari Sumatera.

Baca juga: 5 Wisata Alam di Sabang, Bawah Laut hingga Gunung Api

Pulau Weh mempunyai dua teluk yang dalam dan terlindungi, yaitu Sabang dan Balohan, sebagai pelabuhan alam.

Teluk ini juga sebagai sumber air bersih dengan letak yang strategis.

Setelah Terusan Suez dibuka pada tahun 1869, pendatang yang ingin ke Indonesia tidak lagi melalui jalur selatan (Selat Sunda), melainkan melalui rute yang lebih ke utara, yaitu Selat Malaka yang berarti melalui Pulau Weh.

Sayangnya tidak ada data tertulis yang merekam di masa tersebut.

Kondisi Geografis

Jarak Pulau Weh dengan Banda Aceh kurang lebih 32,27 km di sebelah utara.

Pulau Weh terletak pada koordinat 05 53' 50" LU dan 95 20' 03" BT. Pulau ini merupakan letak titik nol kilometer wilayah Indonesia, tepatnya di Kota Sabang.

Luas Pulau Weh adalah 126,43 m2 yang secara administrasi terletak di Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Pulau Weh shutterstock/22August Pulau Weh

Rute Pulau Weh

Untuk sampai ke Pulau Weh, pengunjung dapat melalui jalur laut. Perjalanan dapat melalui Banda Aceh ke Pelabuhan Ulee Lheue yang memakan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Balohan, Kota Sabang. Perjalanan ini dapat dilakukan dengan kapal cepat dengan waktu 45 menit atau ferry dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam sampai 2 jam.

Baca juga: Menemukan Hidden Gem di Pulau Weh, Surga bagi Penggemar Fotografi

Sesampai di Sabang, pengunjung dapat menyewa mobil atau sepeda.

Wisata di Pulau Weh

Pulau Weh memiliki pemandangan bagaikan mutiara. Pulau Weh terbentuk secara vulkanik sehingga di tepi pantai mudah temukan batu-batu khas vulkanik.

Berikut ini beberapa obyek wisata di Pulau Weh

1. Pantai Iboih

Pantai Iboih merupakan salah satu primadona di Sabang. Pantai menawarkan bebatuan alam yang eksotis dan pasir putih keemasan.

Air pantai begitu jernih hingga dasar laut terlihat dengan mata telanjang.

Aktifitas yang biasa dilakukan di pantai menyelam, snorkeling, berjemur, atau menjelajah pantai.

2. Pulau Rubiah

Pulau Rubiah terkenal wisata bawah laut.

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus menyeberang dari Pantai Iboih menggunakan kapal motor.

Aktivitas yang dilakukan menyelam dan snorkeling. Jika beruntung, Anda dapat bertemu lumba-lumba.

3. Danau Aneuk Laot

Danau Aneuk Laot merupakan alternatif tujuan di Sabang. Danau ini menjadi sumber mata air untuk penduduk Sabang.

Baca juga: Ada Sport Dive dan Fun Dive di Pulau Weh

Danau Aneuk menawarkan panorama asri yang menyejukkan.

4. Pantai Sumur Tiga Warna

Pantai Sumur Tiga Warna memiliki pasir berwarna keputihan. Selain pemandangan indah, pantai ini juga memiliki bentang alam bawah laut yang tidak kalah indah.

Bagi penggemar diving atau snorkeling, pantai ini wajib dikunjungi.

Sesuai namanya, Pantai Sumur Tiga Warna memiliki tiga buah sumur dengan air tawar.

Tugu Kilometer 0 Indonesia di Pulau Weh, Sabang.Shutterstock/Suryaabadi Tugu Kilometer 0 Indonesia di Pulau Weh, Sabang.

5. Tugu Nol Kilometer

Tugu Nol Kilometer berbentuk senjata rencong dengan tinggi 22,5 meter. Tugu ini berdiri di atas tebing menghadap ke Samudera Hindia.

Sumber:

www.sabangkota.go.id
www.ppk-kp3k.kkp.go.id
www.traveloka.com

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Regional
Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Regional
Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Regional
4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

Regional
Nakhoda 'Tugboat' Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nakhoda "Tugboat" Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Regional
Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Regional
Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar 'Kroya Fashion Week'

Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar "Kroya Fashion Week"

Regional
Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Regional
Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Regional
Isi Dasa Dharma Pramuka dan Maknanya

Isi Dasa Dharma Pramuka dan Maknanya

Regional
Kisah Pilu Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Sungai Aceh Timur

Kisah Pilu Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Sungai Aceh Timur

Regional
157 Calon Jemaah Batal Haji Tahun Ini, Dirjen PHU Kemenag: Terkecil Sepanjang Sejarah

157 Calon Jemaah Batal Haji Tahun Ini, Dirjen PHU Kemenag: Terkecil Sepanjang Sejarah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.